Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
TPA Mandung Bisa Tampung Sampah Badung dan Denpasar Saat WWF Meski Masih Berasap
BERITABALI.COM, TABANAN.
Meski dengan kondisi masih mengeluarkan asap, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Mandung, Kecamatan Kerambitan masih bisa direncanakan untuk menampung sampah dari Denpasar dan Badung saat pelaksanaan World Water Forum (WWF).
“Masih bisa. Ada area yang tidak mengeluarkan asap,” kata Asisten II Setda Kabupaten Tabanan AA Gede Dalem Trisna Ngurah Rabu, (15/5).
Terkait dengan asap, Gung Dalem sapaan akrabnya menyebutkan saat ini pihaknya sudah mengerahkan petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan BPBD Tabanan. “Karena gas metannya masih, jadi asap masih keluar,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Tabanan I Nyoman Srinadha Giri mengatakan pihaknya melakukan penyemprotan sebanyak dua kali. Pagi dan sore.
“Pagi oleh Dinas Lingkungan Hidup. Sorenya oleh BPBD,” ujarnya.
Penyemprotan oleh BPBD Tabanan menggunakan kendaraan pemadam kebakaran. Ia menyebutkan, untuk satu kali penyemprotan bisa menghabiskan tiga tangka mobil pemadam dengan kapasitas tiga ribu liter untuk sekali semprot.
“Cuaca sudah masuk musim kemarau. Meski masih ada kolam air di atas tumpukan sampah tapi bara api selalu muncul,” ujarnya.
Sebelumnya, sejak Kamis, (9/5) titik api terpantau di TPA Mandung. Dua unit mobil pemadam sempat dikerahkan ke TPA Mandung untuk menanggulangi kemunculan api. Hingga Jumat (10/5), asap masih mengepul di TPA Mandung.
Sementara itu, proses pendinginan terus dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan. Bahkan upaya pemadaman sekaligus pendinginan telah dilakukan sejak Kamis malam.
Mengantisipasi kemunculan api, katanya, pola yang sama seperti kebakaran pada Oktober 2023 lalu masih diterapkan. “Dibuat lubang resapan di atas bukit sampah, lubang resapan itu untuk diisi air,” ujar Asisten II Setda Kabupaten Tabanan AA Gede Dalem Trisna Ngurah.
Selain itu, untuk mempercepat proses pendinginan, pihaknya juga memanfaatkan tandon air dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan yang disiapkan di bawah bukit.
Sejauh ini, lanjutnya, titik api yang muncul pada Kamis (9/5) sudah bisa tertanggulangi. Sehingga pihaknya belum melibatkan bantuan pemadam kebakaran dari kabupaten lain. (tbn)
Foto: Kondisi TPA Mandung yang tampak masih mengeluarkan asap.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2604 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan