Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 23 Agustus 2026
Elon Musk di Bali Dapat Pengawalan Setingkat Menteri
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Elon Musk, pengusaha teknologi dari Amerika Serikat dijadwalkan bakal berada di Bali bertepatan dengan gelaran World Water Forum (WWF) ke-10 di Pulau Dewata pada Mei ini.
Selama di Bali, Musk pun disebut akan meresmikan pemasangan Starlink di salah satu puskesmas kota Denpasar, Bali. Hal tersebut disampaikan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan usai memimpin Rapat Tactical FLoor Game (TFG) WWF ke-10 di Denpasar pada Jumat (17/2).
Pada kesempatan yang sama, Pangkogabwilhan II Marsekal Madya (Marsdya) TNI M Khairil Lubis menyampaikan selama di Bali, Elon Musk akan mendapat pengawalan khusus dengan prosedur pengamanan setingkat menteri.
"Elon Musk bukan termasuk kepala negara, sama setingkat menteri. Jadi pengamanannya sama selevel menteri. Tidak ada pengamanan-pengaman khusus karena semua diperlakukan (setara menteri)," ujarnya dalam rapat di GOR Praja Raksaka itu
Khairil pun mengatakan akan ada pertemuan khusus antara Luhut dan Musk saat berada di Bali.
"Sampai rapat terakhir kemarin dipimpin Pak Menko Marves, Pak Elon Musk akan hadir dan memang akan ada pertemuan khusus dengan Pak Menko Marves," ujarnya.
Usai memimpin Rapat TGF WWF ke-10, Luhut memastikan Elon Musk akan tiba di Bali pada Minggu (19/5).
Selanjutnya lokasi rencana peresmian pemasangan Starlink rencananya akan dipusatkan di salah satu puskesmas di Kota Denpasar. Namun, Luhut belum menjelaskan secara detail Puskesmas mana yang akan menjadi tempat peluncuran layanan penyedia jaringan internet via satelit milik Musk tersebut.
"Hari Minggu dia datang mudah-mudahan tidak ada perubahan. (Lokasinya) sudah ada di Puskesmas di Denpasar," kata Luhut.
Sementara untuk persiapan WWF di Bali, kata dia, sudah berlangsung bagus atau baik dan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pun akan hadir langsung. Selain itu akan ada peletakan batu pertama (ground breaking) reef center mangrove bersama pemeritnah RI dan Abu Dhabi di Pulau Kura-kura, Denpasar. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4637 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2441 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2089 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1696 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1131 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun