Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
Kemlu Sebut Tak Ada WNI Jadi Korban Turbulensi Maut Singapore Airlines
beritabali.com/cnnindonesia.com/Kemlu Sebut Tak Ada WNI Jadi Korban Turbulensi Maut Singapore Airlines
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban tewas maupun luka-luka dalam insiden turbulensi parah pesawat Singapore Airlines tujuan London-Singapura pada Selasa (21/5).
"Kedutaan Besar RI (KBRI) Bangkok telah berkoordinasi dengan otoritas setempat," kata Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Judha Nugraha.
"Tidak ada WNI yang menjadi korban dalam insiden turbulensi yang dialami pesawat Singapore Airlines," imbuh Judha.
Sebelumnya, satu orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka usai pesawat Singapore Airlines mengalami turbulensi parah.
Pesawat Boeing 777-300ER itu mengalami turbulensi hebat sampai harus mendarat darurat di Bandara Internasional Suvarnabhumi Bangkok, Thailand, pada pukul 15.45 waktu setempat kemarin (21/5).
Pesawat itu dilaporkan sempat terjun drastis sampai 1,8 kilometer ketika turbulensi hebat, dan berlangsung dalam waktu empat menit.
Menurut data pelacakan penerbangan, pesawat tersebut semula berada di ketinggian 37.000 kaki pada pukul 04.06. Namun hanya dalam empat menit, pesawat turun hingga 6.000 kaki ke ketinggian 31.000 kaki pada pukul 04.10.
Dikutip dari laporan langsung Channel News Asia, para penumpang dalam penerbangan ini di antaranya 6 orang dari Australia, 2 dari Kanada, 1 dari Jerman, 3 dari India, 2 dari India, 1 dari Islandia, 4 dari Irlandia, 1 dari Israel, 16 dari Malaysia.
Kemudian 2 orang dari Myanmar, 23 dari Selandia Baru, 5 dari Filipina, 41 dari Singapura, 1 dari Korea Selatan, 2 dari Spanyol, 47 dari Inggris, dan 4 dari Amerika Serikat.
Otoritas Bandara Internasional Suvarnabhumi melaporkan korban tewas akibat turbulensi parah pesawat Singapore Airlines merupakan seorang pria 73 tahun berkewarganegaraan Inggris.
Selain korban lansia, tujuh orang lain juga dikabarkan terluka parah. Sementara itu satu awak pesawat saat ini sedang dirawat di rumah sakit.
Maskapai menyebut ada 211 penumpang dalam penerbangan tersebut. Sebanyak 18 di antaranya merupakan awak pesawat.
Menurut maskapai, hingga pukul 19.50 waktu Singapura, sebanyak 18 orang dilarikan ke rumah sakit. Dari jumlah itu, 12 di antaranya dirawat di rumah sakit.
"Kami bekerja sama dengan pihak berwenang setempat di Thailand untuk memberikan bantuan medis yang dibutuhkan, dan mengirimkan tim ke Bangkok untuk memberikan bantuan tambahan yang diperlukan," demikian keterangan Singapore Airlines dalam unggahan di Facebook.
"Prioritas kami yakni memberikan seluruh bantuan yang krusial kepada seluruh penumpang dan awak kabin," lanjut maskapai. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 6980 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5613 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3517 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2372 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan