Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 10 September 2026
Presiden Prancis Macron 'Ngamuk-Ngamuk' Usai Israel Bombardir Rafah
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Prancis Emmanuel Macron murka usai Israel menggempur habis-habisan Rafah, Jalur Gaza, dan menyebabkan puluhan orang meninggal.
Macron menyampaikan kemarahan dia melalui X, Senin (27/5).
"Kebiadaban serangan Israel telah menyebabkan banyak pengungsi tewas di Rafah," kata Macron.
Dia lalu berujar, "Operasi ini harus berhenti. Tidak ada wilayah yang aman di Rafah untuk warga Palestina."
Macron lantas meminta Israel untuk mematuhi hukum internasional dan gencatan senjata segera.
Israel meluncurkan serangan ke kamp pengungsian di Rafah pada akhir pekan lalu. Imbas serangan ini, sekitar 50 orang mayoritas anak-anak dan perempuan.
Organisasi bantuan internasional, ActionAid UK, melaporkan banyak anak terbakar hidup-hidup karena serangan Israel.
Menanggapi serangan itu sejumlah komunitas internasional ramai-ramai menyampaikan kecaman untuk Israel. Mereka juga meminta pemerintahan Benjamin Netanyahu mematuhi hukum internasional dan segera menghentikan serangan di Gaza.
Serangan udara Israel berlangsung saat agresi mereka di Gaza terus terjadi sejak Oktober 2023.
Hingga kini, total korban tewas imbas agresi Israel mencapai lebih dari 35.000 warga. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3294 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 769 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 706 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman