Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Korea Utara Setop Kirim Balon Isi Sampah ke Korea Selatan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Korea Utara mengatakan pada Minggu (2/6) bakal menghentikan pengiriman balon udara berisi sampah melintasi perbatasan Korea Selatan. Meski begitu strategi ini akan dilakukan lagi jika Korea Selatan masih berani menyebarkan selebaran anti-Korea Utara.
Korea Utara sebelumnya mengirim sekitar 3.500 balon udara berisi 15 ton sampah. AFP memberitakan pada Minggu (2/6) bahwa Wakil Menteri Pertahanan Korea Utara Kim Kang II dalam pernyataannya yang disiarkan media pemerintah KCNA mengatakan Korea Selatan sudah cukup mengalami pengalaman tak menyenangkan.
Sementara Korea Selatan mengatakan pihaknya akan mengmbil tindakan 'tidak dapat ditoleransi' atas ribuan balon sampah itu, termasuk kemungkinan menggelar propaganda menggunakan pengeras suara ke arah Korea Utara.
Korea Selatan mengatakan balon sampah telah mengganggu Global Posititoning System (GPS).
Korea Selatan yang demokratis dan Korea Utara dengan sistem komunis secara teknis masih dalam situasi perang sejak perang 1950-1953 berakhir dengan gencatan senjata bukan perjanjian damai.
Seoul adalah sekutu Amerika Serikat, kedua negara ini rutin menggelar latihan bersama. Sementara Korea Utara mengembangkan teknologi rudal dan nuklir yang menurut Korea Selatan melanggar resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Korea Utara mengatakan balon yang mereka kirim adalah reaksi balasan atas kampanye propaganda yang dilakukan pembelot dan aktivis di Korea Selatan. Aktor ini dikatakan rutin mengirim balon berisi selebaran anti-Korea Selatan, makanan, obat-obatan dan stik USB berisi musik dan drama K-pop.
Balon udara Korea Utara yang berisi sampah seperti puntung rokok, kertas dan plastik ditemukan di seluruh ibu kota Seoul mulai Sabtu (1/6) pukul 20.00 hingga Minggu (2/6) pukul 13.00.
Sebelumnya pada Rabu (29/5) Korea Utara mengirim ratusan balon pembawa sampah yang dilabeli 'hadiah ketulusan'. Korea Selatan geram atas hal ini dan menyebut tindakan tersebut berbahaya.
Menteri Pertahanan Korea Selatan Shin Won-sik mengatakan kepada Menteri Pertahanan AS Austin Llyod pada konferensi di Singapura pada Minggu (2/6) bahwa balon-balon tersebut melanggar perjanjian gencatan senjata. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5935 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4650 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2619 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2276 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2219 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan