Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Pemerintah Tokyo Jepang Bikin Aplikasi Kencan Buat Atasi Resesi Seks
beritabali.com/cnnindonesia.com/Pemerintah Tokyo Jepang Bikin Aplikasi Kencan Buat Atasi Resesi Seks
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pemerintah ibu kota Tokyo, Jepang, bakal meluncurkan aplikasi kencan pada musim panas ini.
Aplikasi ini diluncurkan untuk mengatasi resesi seks yang melanda generasi muda Jepang belakangan.
"Kami mengetahui bahwa 70 persen orang yang ingin menikah tidak aktif mengikuti acara-acara atau menggunakan aplikasi untuk mencari pasangan," demikian keterangan pemerintah Tokyo, seperti dikutip AFP, Selasa (4/6).
"Kami ingin memberi mereka dorongan untuk menemukan pasangan," lanjut keterangan pemerintah.
Melalui aplikasi ini, para pengguna nantinya akan diminta menyerahkan dokumen yang membuktikan bahwa mereka lajang secara hukum dan menandatangani sebuah surat yang menyatakan keinginan mereka untuk menikah.
Pengguna juga akan diwawancara untuk mengonfirmasi identitas. Lebih dari itu, pengguna akan diminta menyertakan slip pajak guna membuktikan penghasilan tahunan mereka.
Peluncuran aplikasi kencan oleh pemerintah ini dirancang di tengah resesi seks yang beberapa waktu belakangan melanda Jepang hingga menurunkan angka kelahiran di negara itu.
Tahun lalu, Jepang mencatat kematian dua kali lebih banyak dibandingkan jumlah kelahiran bayi.
Angka kelahiran di Jepang anjlok selama delapan tahun berturut-turut menjadi 758.631. Sedangkan jumlah kematian mencapai 1.590.503.
Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida sudah mengupayakan sejumlah cara untuk mengatasi masalah ini, di antaranya menjanjikan bantuan finansial, kemudahan akses perawatan anak, hingga cuti orang tua.
Banyak pengguna media sosial skeptis bahwa langkah pemerintah meluncurkan aplikasi kencan ini bisa membantu menekan resesi seks di Tokyo. Alih-alih menyambut, beberapa warganet justru mempertanyakan signifikansi aplikasi tersebut.
"Inikah yang seharusnya dilakukan pemerintah terhadap pajak yang kami bayar?" tanya seorang warganet.
Kendati begitu, beberapa warganet lain juga ada yang tertarik untuk mencoba aplikasi kencan resmi ini. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2275 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan