Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Pidato di KTT 'Darurat' Yordania, Prabowo Bicara Solusi Utama Gaza
BERITABALI.COM, DUNIA.
Menteri Pertahanan sekaligus Presiden terpilih Indonesia, Prabowo Subianto, mengatakan solusi utama mengatasi konflik di Jalur Gaza adalah kemerdekaan Palestina.
"Pemerintah dan rakyat Indonesia mendukung penuh kemerdekaan Palestina sebagai solusi riil bagi konflik di Gaza," kata Prabowo dalam konferensi tingkat tinggi (KTT) Call for Action: Urgent Humanitarian Response for Gaza di Amman, Yordania, Selasa (11/6).
Prabowo hadir di Yordania mewakili Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam pidatonya, ia menyampaikan terima kasih kepada Yordania, Mesir, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) karena telah menyelenggarakan pertemuan yang membahas dukungan internasional bagi situasi kemanusiaan di Gaza.
Dalam kesempatan itu, Prabowo menyoroti negara-negara yang menganggap diri mereka modern dan beradab, tetapi melakukan pelanggaran terhadap hukum humaniter internasional dengan menargetkan warga sipil dan infrastruktur sipil. Ia lantas mendesak seluruh negara betul-betul menghormati hukum humaniter internasional.
"Kami menyerukan kepada semua negara besar untuk menggunakan pengaruh besar mereka untuk menegakkan hukum internasional. Bencana kemanusiaan yang terjadi di depan mata kita harus segera diatasi," ujarnya.
Ketua Umum Partai Gerindra tersebut juga menekankan bahwa Indonesia mendukung proposal Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, mengenai gencatan senjata segera di Gaza.
"Indonesia siap berkontribusi pada semua upaya yang dapat mengarah pada gencatan senjata segera tersebut," ucap Prabowo.
Prabowo kemudian memaparkan empat upaya yang akan dilakukan Indonesia untuk membantu rakyat Palestina.
Pertama, Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan kontribusi kepada Lembaga Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA).
Kedua, Indonesia siap mengirim lebih banyak tim medis dan rumah sakit lapangan ke Gaza, serta mengirim kapal rumah sakit dan berpartisipasi dalam pengiriman bantuan melalui udara (airdrop).
Ketiga, Indonesia siap menerima hingga 1.000 pasien dari Gaza untuk dirawat di RS di Indonesia dan akan memulangkan mereka setelah sembuh serta situasi di Gaza kembali normal.
Keempat, Indonesia siap menyediakan perawatan pasca trauma dan pendidikan bagi anak-anak Gaza dan akan dikembalikan saat situasi kembali stabil.
"Meskipun kami bersedia mendukung dan berkontribusi pada semua upaya ini, solusi akhir untuk masalah ini adalah solusi dua negara (two-state solution). Hanya dengan solusi dua negara, Palestina serta Israel dapat hidup berdampingan secara aman dan tenteram, masalah ini dapat diselesaikan," pungkas Prabowo.
Agresi Israel di Jalur Gaza hingga kini telah menewaskan lebih dari 37.100 orang Palestina. Mayoritas korban ialah anak-anak dan perempuan. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4657 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan