Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Iran Kecam Kanada Usai Tetapkan Korps Garda Revolusi Kelompok Teroris
beritabali.com/cnnindonesia.com/Iran Kecam Kanada Usai Tetapkan Korps Garda Revolusi Kelompok Teroris
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pemerintah Iran mengecam keputusan Kanada yang menetapkan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) sebagai kelompok teroris.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanaani mengatakan keputusan tersebut merupakan "langkah yang tidak bijak dan bermotivasi politik."
"Tindakan Kanada tidak akan berdampak pada kekuatan legitimasi dan pencegahan IRGC," kata Kanaani, seperti dikutip kantor berita semi-official Iran, Fars.
Iran akhirnya memanggil diplomat Italia pada Jumat (21/6) untuk menyampaikan protes atas tindakan Kanada. Diplomat Italia mewakili kepentingan Kanada di Teheran, karena ketiadaan hubungan diplomatik antara Iran dan Kanada sejak putus pada 2012 silam.
Pada Rabu (19/6), Ottawa menetapkan IRGC sebagai kelompok teroris dan mendesak warganya untuk segera meninggalkan Iran. Pemerintah Ottawa mengatakan penetapan tersebut bertujuan untuk "melawan pendanaan terhadap teroris."
"Keputusan untuk memasukkan IRGC dalam daftar ini mengirimkan pesan yang kuat, bahwa Kanada akan menggunakan semua alat yang dimilikinya untuk memerangi aktivitas teroris IRGC, yang dilakukan secara sepihak maupun yang berhubungan dengan entitas teroris lain seperti Hizbullah dan Hamas," demikian pernyataan pemerintah Kanada, dilansir Al Jazeera.
Menteri Keamanan Publik Kanada, Dominic LeBlanc, mengatakan alasan di balik keputusan ini terkait catatan masalah hak asasi manusia di Iran.
Menurutnya, rezim Iran secara konsisten menunjukkan pengabaian terhadap hak asasi manusia, baik di dalam maupun di luar Iran serta mengganggu stabilitas tatanan internasional.
Penetapan ini pun bisa melegalkan otoritas Kanada untuk melakukan investigasi terhadap mantan-mantan pejabat Iran yang tinggal di negara itu.
Amerika Serikat telah lebih dulu menetapkan IRGC sebagai organisasi teroris yakni pada 2019. Barat menuding IRGC melakukan kampanye teroris global.
Teheran membantah tuduhan tersebut dengan menegaskan bahwa pasukan elite-nya merupakan lembaga berdaulat yang bertanggung jawab menjaga keamanan negara.
Sebelum Kanada dan AS, beberapa negara Timur Tengah seperti Bahrain dan Arab Saudi menetapkan Korps Garda Revolusi Islam sebagai organisasi teroris pada 2018. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4641 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan