Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Presiden Bolivia Bantah Ada Rekayasa Dalam Kudeta Militer
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Bolivia Luis Arce membantah tuduhan bahwa upaya kudeta yang dilancarkan Panglima Militer Juan Jose Zuniga pada Rabu (26/6) merupakan rekayasa.
"Kami tidak pernah diberitahu mengenai maksud dia (melancarkan upaya kudeta)," kata Arce saat konferensi pers, Kamis (27/6).
Arce menegaskan Zuniga "bertindak atas kemauannya sendiri."
Arce bicara demikian merespons pernyataan Zuniga sebelumnya yang mengklaim bahwa aksinya melancarkan kudeta pada Rabu merupakan permintaan Arce.
Arce disebut sengaja "mengeluarkan tank" untuk membuat kehebohan dan meningkatkan pamor dia.
"Pada Minggu saya bertemu dengan presiden dan presiden mengatakan kepada saya, 'Situasinya sangat buruk. Pekan ini akan menjadi minggu yang kritis. Jadi, kita perlu mempersiapkan sesuatu untuk meningkatkan popularitas saya.'" kata Zuniga kepada wartawan, seperti dikutip CNN.
"Lalu dia memberitahu saya, bertanya kepada saya, 'Bagaimana kalau kita mengeluarkan lapis baja?'" lanjut Zuniga.
Menanggapi hal ini, Arce membantah telah merencanakan kudeta tersebut. Dia pun menduga bahwa sang panglima sengaja mengincar dia karena ingin mendukung eks presiden Evo Morales. Morales diketahui berencana maju pemilihan presiden (pilpres) Bolivia pada 2025 mendatang.
"Jelas bahwa mereka mengincar saya dan setelahnya mereka akan memilih Evo Morales," kata Arce, seperti dikutip Reuters.
Pasukan militer dan tank-tank menggeruduk Plaza Murillo, alun-alun bersejarah lokasi istana kepresidenan dan Kongres Bolivia berada, pada Rabu.
Berdasarkan laporan media lokal, salah satu tank itu mencoba mendobrak pintu besi istana.
Sembari dikelilingi prajurit dan delapan tank, panglima militer Zuniga menyerukan bahwa "angkatan bersenjata bermaksud untuk merestrukturisasi demokrasi, untuk menjadikannya demokrasi sejati yang bukan dijalankan oleh beberapa orang yang sama selama 30-40 tahun."
Usai berhadapan langsung dengan Arce, pasukan militer akhirnya mundur. Zuniga dan 17 prajurit militer pun ditangkap kepolisian. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5915 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4638 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2601 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2255 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan