Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Benarkah Rutin Jalan Kaki Bikin Perut Ramping?
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Jalan kaki jadi salah satu aktivitas fisik yang bisa membantu proses penurunan berat badan. Apakah jalan kaki memang bisa mengurangi lemak di perut?
Jalan kaki merupakan aktivitas fisik yang mampu membakar kalori. Pembakaran kalori sendiri berperan penting dalam proses penurunan berat badan.
Mengutip laman resmi Kementerian Kesehatan, menambahkan jalan cepat selama 30 menit ke dalam rutinitas harian dapat membakar sekitar 150 kalori lebih banyak setiap harinya.
Semakin banyak berjalan dan semakin cepat langkah kaki, semakin banyak kalori yang akan dibakar.
Manfaat jalan kaki untuk menurunkan berat badan
Meski berperan langsung terhadap pembakaran kalori dalam tubuh, apakah jalan kaki bisa mengurangi lemak di perut?
Dilansir dari Healthline, tentu selain membantu membakar kalori, jalan kaki juga berkontribusi pada pengembangan otot tanpa lemak.
Berjalan kaki secara rutin dapat membantu mengurangi lemak perut serta memberikan manfaat kesehatan lainnya, seperti mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, dan kanker.
Tubuh membutuhkan kalori untuk menjalankan berbagai fungsi dalam tubuh, seperti untuk bergerak, bernapas, berpikir, dan fungsi lainnya.
Jumlah kalori yang dibutuhkan setiap orang berbeda-beda tergantung pada usia, tinggi badan, berat badan, jenis kelamin, gen, dan tingkat aktivitas.
Membakar lebih banyak kalori daripada yang dikonsumsi adalah kunci untuk menurunkan berat badan.
Orang yang lebih aktif secara fisik membakar lebih banyak kalori dibandingkan mereka yang tidak banyak bergerak.
Jalan kaki sejauh satu mil atau sekitar 1,6 km dapat membakar sekitar 100 kalori, tergantung pada jenis kelamin dan berat badan.
Menambah intensitas jalan kaki, seperti berjalan di jalur yang berbukit atau sedikit menanjak, dapat membantu membakar lebih banyak kalori.
Saat menurunkan berat badan, penting untuk menjaga otot tanpa lemak karena otot lebih aktif secara metabolik dibandingkan lemak.
Olahraga, termasuk jalan kaki, dapat membantu menjaga otot tanpa lemak selama penurunan berat badan.
Mempertahankan otot tanpa lemak membantu mengurangi penurunan laju metabolisme yang sering terjadi saat penurunan berat badan, sehingga hasil penurunan berat badan lebih mudah dipertahankan.
Menyimpan banyak lemak di sekitar perut sendiri diketahui dapat meningkatkan risiko penyakit seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.
Salah satu cara paling efektif untuk mengecilkan perut buncit adalah dengan rutin melakukan olahraga aerobik, seperti jalan kaki.
Penelitian menunjukkan bahwa jalan kaki secara rutin dapat mengurangi lingkar pinggang dan lemak tubuh, baik lemak subkutan maupun visceral.
Itu lah penjelasan mengenai apakah jalan kaki bisa mengurangi lemak di perut atau tidak. Jangan lupa kombinasikan jalan kaki dengan gaya hidup sehat lainnya agar proses penurunan berat badan berjalan lancar dan menyehatkan. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2936 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2012 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun