Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Erdogan Segera Setop Operasi Militer Lawan Kelompok Militan Kurdi
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengumumkan segera mengakhiri operasi militernya melawan kelompok militan Kurdi di Irak utara dan Suriah.
Turki meluncurkan Operasi Claw-Lock pada April 2022 untuk mengamankan perbatasannya dengan Irak utara. Pemerintah menuding lokasi ini jadi basis kelompok Kurdi melancarkan serangan ke wilayah Turki.
"Kami akan segera menuntaskan operasi pengamanan wilayah di Irak utara," kata Erdogan, mengutip AFP, Sabtu (13/7).
Ia menambahkan pasukan Kurdi sekarang "tidak mampu bertindak di dalam perbatasan kami".
Erdogan mengatakan bahwa Partai Pekerja Kurdistan (PKK) telah "benar-benar terperangkap" di Irak dan Suriah. Ia juga mengatakan bahwa pasukan Turki telah "mengepung mereka".
"Kami akan menyelesaikan titik-titik yang hilang dari koridor keamanan di sepanjang perbatasan selatan kami dengan Suriah," lanjutnya.
Turki mempunyai sejarah panjang mengenai konflik dengan kelompok separatis Kurdi. Mereka bahkan tak segan melancarkan operasi di negara-negara tetangganya untuk memerangi kelompok separatis yang diduga bersembunyi di sana.
Di dalam negeri Turki, PKK telah terlibat dalam pemberontakan bersenjata sejak tahun 1984.
Didirikan pada tahun 1978, kelompok yang terinspirasi oleh Marxisme ini dianggap sebagai organisasi teror oleh Turki.
Serangan Turki ke Irak sering kali merenggangkan hubungan bilateral, dan juga menyebabkan gesekan-gesekan dengan mitra-mitra Baratnya.
Pada hari Rabu, Irak mengecam serangan-serangan baru yang dilakukan oleh tentara Turki ke wilayahnya di daerah otonom Kurdistan, dan mendesak Ankara untuk menyelesaikan masalah-masalah keamanan secara diplomatis.
Dalam beberapa minggu terakhir, media lokal Irak telah melaporkan peningkatan serangan Turki, yang memicu beberapa kebakaran di daerah perbatasan. Beberapa laporan menyebutkan bahwa pasukan Turki telah membangun posisi-posisi baru.
Pada hari Jumat, kementerian pertahanan Turki mengumumkan satu tentara tewas dan satu lainnya terluka akibat alat bom rakitan di Irak utara. Mereka menuding kelompok militan Kurdi di balik serangan tersebut. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3313 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan