Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Awas Cepat Tua, Hindari 3 Kebiasaan Yang Menurunkan Produksi Kolagen
beritabali.com/cnnindonesia.com/Awas Cepat Tua, Hindari 3 Kebiasaan Yang Menurunkan Produksi Kolagen
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Tak ingin wajah terlihat cepat tua dan keriput? Sebaiknya hindari kebiasaan-kebiasaan yang membuat produksi kolagen di tubuh berkurang.
Kolagen merupakan protein yang paling melimpah di tubuh manusia. Kolagen bisa ditemukan di tulang, kulit, otot, hingga tendon.
Kolagen juga memiliki banyak manfaat, mulai dari menyembuhkan luka, membuat kulit lebih kencang, dan bikin awet muda.
Melansir Medical News Today, kolagen endogen adalah kolagen alami yang diproduksi tubuh dan memiliki fungsi yang sangat penting dalam menjaga elastisitas kulit.
Kerusakan dan kurangnya kolagen ini bahkan bisa menyebabkan masalah kesehatan, misalnya terkena penyakit kudis.
Kurangnya produksi kolagen ini sebenarnya bisa terjadi karena beberapa kebiasaan yang kerap dilakukan sehari-hari. Apa saja? Berikut kebiasaannya:
1. Merokok
Melansir Cleveland Clinic, merokok memang diyakini bisa menurunkan produksi kolagen.
Nikotin dalam rokok bisa menyempitkan pembuluh darah di dekat permukaan kulit, membuatnya sulit mengirim oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh. Makanya, mereka yang merokok kulitnya pun lebih keriput.
2. Makan gula dan karbo olahan
Gula menempel pada protein untuk membentuk produk akhir glikai lanjutan. Molekul-molekul ini bisa merusak protein di dekatnya dan menyebabkan kolagen menjadi lemah, kering, dan rapuh.
3. Paparan sinar UV
Terlalu banyak sinar matahari bisa mengurangi produksi kolagen dan menyebabkan kolagen terurai dengan cepat.
Sinar matahari UV ini juga menyebabkan kerutan. Makanya hindari paparan sinar matahari berlebihan dan selalu gunakan tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan.
Itulah 3 kebiasaan yang bisa menurunkan produksi kolagen dalam tubuh. Sebaiknya hindari. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2604 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2259 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan