Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Agresi Israel di Khan Younis Lahirkan Gelombang Pengungsi Baru
BERITABALI.COM, DUNIA.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut bahwa dalam empat hari, lebih dari 180.000 warga Palestina telah melarikan diri atau mengungsi imbas serangan brutal Israel sekitar kota Khan Younis di wilayah Gaza selatan.
Militer Israel melakukan operasi di Khan Younis dengan tujuan mengeluarkan jenazah tawanan Hamas dari daerah tersebut.
"Pertempuran yang semakin intensif baru-baru ini di daerah Khan Younis, lebih dari sembilan bulan dalam perang Israel-Hamas, telah memicu gelombang baru pengungsian internal di seluruh Gaza," kata badan kemanusiaan PBB, OCHA, seperti dilansir New Arab.
Dikatakan bahwa sekitar 182.000 orang telah mengungsi dari Khan Younis bagian tengah dan timur antara hari Senin (22/7) dan Kamis (25/7), sementara ratusan orang lainnya masih terdampar di Khan Younis bagian timur.
Militer Israel pada Senin lalu memaksa warga Palestina untuk mengungsi dari beberapa bagian kota selatan, mengumumkan bahwa di sana mereka akan beroperasi dengan paksa, termasuk di daerah yang sebelumnya dinyatakan sebagai zona kemanusiaan yang aman.
Pada Rabu (24/7) lalu, Israel mengatakan lima jenazah tawanan yang disita selama serangan Hamas pada tanggal 7 Oktober 2023 telah ditemukan dari daerah tersebut.
Sejak pertempuran terakhir dimulai di Khan Younis minggu ini, militer Israel mengklaim pada Jumat lalu bahwa pasukannya telah melenyapkan sekitar 100 teroris di kota tersebut.
Saksi mengatakan serangan Israel berlanjut pada hari Jumat di sekitar Khan Younis timur, di mana badan pertahanan sipil mengatakan penembakan menewaskan sedikitnya dua orang di sebuah rumah.
Agresi Israel yang membabi buta di Gaza telah menewaskan sedikitnya 39.175 warga Palestina dan melukai lebih dari 90.000 lainnya. Menurut angka-angka PBB, sebagian besar dari 2,4 juta penduduk Gaza telah mengungsi setidaknya satu kali akibat perang tersebut. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2274 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan