Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
5 Manfaat Tak Terduga Sayur Sawi dan Efek Sampingnya
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ada banyak manfaat kesehatan yang bisa didapat dari mengonsumsi sayur sawi. Apa saja?
Sayur sawi adalah salah satu jenis sayuran hijau yang kaya nutrisi. Sayur ini bisa diolah jadi berbagai jenis masakan, mulai dari direbus, kukus, ditumis dengan bumbu-bumbu, bahkan jadi sayur penambah kelezatan mie ayam.
Ada dua jenis sayur sawi yang populer, yaitu sawi putih dan sawi hijau. Sayur ini memiliki rasa gurih, manis, dan sedikit pahit.
Melansir Healthline, sayur sawi kaya akan nutrisi. Sawi rendah kalori dan lemak tapi mengandung tinggi serat dan mineral.
Selain itu, sawi hijau mengandung protein, karbohidrat, vitamin A, B6, C, E, dan K. Sawi juga memiliki sifat antioksidan.
Manfaat sayur sawi
Dengan banyaknya kandungan nutrisi tersebut, apa saja manfaat sayur sawi? Berikut daftarnya melansir dari berbagai sumber.
1. Menangkal berbagai penyakit
Sifat antioksidan di dalam sayur sawi disebut bisa membantu melawan stres oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas.
Studi pada 2018 dalam International Journal of Biomedical Science menemukan kerusakan akibat radikal bebas dalam jangka panjang bisa menyebabkan kondisi serius dan kronis, seperti penyakit jantung, kanker, dan penyakit Alzheimer.
2. Sumber vitamin K yang baik
Vitamin K terkenal karena peran pentingnya dalam membantu pembekuan darah. Ini juga terbukti penting untuk kesehatan jantung dan tulang.
Menurut USDA, satu cangkir sawi mentah dan matang menyediakan 120 persen kebutuhan harian vitamin K.
3. Bagus untuk mata
Kandungan vitamin A dalam sayur sawi bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata.
Melansir MedicineNet, sayur sawi kaya akan lutein dan zeaxanthin, senyawa yang membantu melindungi retina dari kerusakan oksidatif dan menyaring cahaya biru yang berpotensi membahayakan.
4. Menjaga kesehatan jantung
Sawi hijau mengandung konsentrasi tinggi vitamin C, flavonoid, dan beta-karoten, yang membantu mencegah dan mengurangi risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular.
Sawi mengandung senyawa yang membantu mengikat asam empedu dalam sistem pencernaan sehingga membantu menurunkan kadar kolesterol.
5. Mencegah kanker
Konsumsi banyak sawi hijau telah dikaitkan dengan penurunan risiko kanker tertentu, termasuk kanker prostat, usus besar, lambung, hidung, dan mulut.
Sayuran sawi kaya akan sekelompok senyawa tanaman bermanfaat yang disebut glukosinolat, yang membantu melindungi sel dari kerusakan DNA dan mencegah pertumbuhan sel kanker.
Efek samping sayur sawi
Meski menyehatkan, konsumsi sayur sawi juga memiliki efek samping bagi orang-orang yang sedang menjalani pengobatan dan memiliki kondisi kesehatan tertentu, di antaranya:
1. Orang yang mengonsumsi obat pengencer darah
Karena sawi mengandung banyak vitamin K, vitamin yang membantu pembekuan darah, sawi dapat mengganggu kerja obat pengencer darah, seperti warfarin.
2. Penderita penyakit ginjal
Sawi mengandung oksalat, karena itu konsumsi sayur ini dalam jumlah yang banyak bisa meningkatkan risiko terkena batu ginjal. Orang dengan penyakit ginjal juga tidak disarankan makan sayur ini berlebihan.
Itulah sejumlah manfaat sayur sawi dan efek sampingnya bagi orang dengan kondisi kesehatan tertentu. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2936 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2012 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun