Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
TNI Tembak Mati 1 OPM Hendak Serang Pos Satgas di Nduga
BERITABALI.COM, NASIONAL.
TNI dilaporkan menembak mati satu anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kelompok Egianus Kogoya di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan.
Berdasarkan keterangan dari Kogabwilhan III, peristiwa itu terjadi pada Jumat (26/7).
Saat itu, berdasar pantauan aparat, terlihat sekelompok OPM dengan seorang di antaranya membawa senjata bergerak memasuki Kampung Yigi dan mengarah ke Pos Satgas TNI.
Aparat lalu mengambil tindakan mengusir kelompok itu. Dilaporkan ada satu anggota OPM tewas dan dua lainnya luka-luka.
"Hasil penindakan tersebut, didapatkan 1 orang OPM tewas ditembak aparat keamanan dan 2 orang luka-luka," kata Pangkogabwilhan III Letjen Richard Tampubolon dalam keterangan tertulis, Selasa (30/7).
Ia menjelaskan berdasar hasil investigasi, anggota OPM yang tewas bernama Engabub. Sementara identitas dua orang yang luka-luka masih dalam pendalaman.
"Tindakan tegas Aparat Gabungan melakukan pengamanan wilayah di Kampung Yigi, merupakan upaya menjaga stabilitas keamanan dalam rangka kelancaran percepatan pembangunan di wilayah Papua," ujar Richard. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1980 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1836 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1743 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1531 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun