Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Hampir 92 Persen Warga Karangasem Terlindungi BPJS Kesehatan
UHC Sejak Tahun 2019
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Kabupaten Karangasem, yang terletak di ujung timur Pulau Bali, telah mencatat kemajuan signifikan dalam cakupan perlindungan kesehatan bagi warganya.
Sejak dinyatakan sebagai daerah Universal Health Coverage (UHC) pada tahun 2019, sekitar 91,83 persen dari total penduduk Karangasem telah menjadi peserta aktif BPJS Kesehatan. Data terbaru dari BPJS Kesehatan menunjukkan bahwa dari 530.542 jiwa penduduk Karangasem, sebanyak 487.177 jiwa memiliki status kepesertaan yang aktif.
Elly Widiani, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Klungkung yang mencakup Karangasem, mengungkapkan bahwa per Triwulan I tahun 2023, angka partisipasi aktif di Karangasem mencapai 91,83 persen.
"Dengan jumlah penduduk 530.542 jiwa dan 487.177 jiwa di antaranya memiliki status kepesertaan aktif, kami terus berupaya untuk meningkatkan angka ini lebih lanjut," ujar Widiani dalam keterangan persnya pada Selasa (6/8/2024).
Meskipun angka partisipasi aktif sudah sangat tinggi, terdapat sekitar 43.365 jiwa warga Karangasem yang status kepesertaannya masih tidak aktif. Widiani menjelaskan bahwa sebagian besar dari mereka adalah peserta mandiri yang mengalami tunggakan iuran. Selain itu, ada pula peserta yang dulunya terdaftar melalui perusahaan yang telah tutup akibat pandemi COVID-19, serta mereka yang dibiayai oleh APBN yang dinonaktifkan oleh Kemensos karena verifikasi data.
Dari jumlah tersebut, sekitar 24 ribu di antaranya adalah peserta mandiri yang menunggak pembayaran iuran, baik secara individu maupun yang terdaftar melalui tempat kerja yang tutup.
"Kami menyadari bahwa banyak dari mereka yang masih memiliki tunggakan. Untuk itu, kami memberikan kemudahan dalam pembayaran, yakni dengan opsi mencicil tunggakan selama dua tahun agar kepesertaan mereka bisa diaktifkan kembali," terang Widiani.
BPJS Kesehatan juga bekerja sama dengan pemerintah daerah dan desa untuk melakukan verifikasi data dan memastikan bahwa semua warga yang memenuhi syarat dapat terdaftar. Bagi mereka yang belum terdaftar sama sekali, upaya pendaftaran dan sosialisasi terus dilakukan agar tidak ada warga yang tertinggal dari perlindungan kesehatan.
Dengan langkah-langkah tersebut, BPJS Kesehatan berharap dapat mencapai cakupan kesehatan yang lebih komprehensif dan inklusif di Kabupaten Karangasem, memastikan semua warga mendapatkan akses layanan kesehatan yang mereka butuhkan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2274 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan