Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Ukraina Kirim Bantuan Obat Hingga Makanan Bagi Warga Kursk Rusia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Ukraina mengirimkan bantuan kemanusiaan kepada warga sipil Kursk, Rusia, wilayah yang berhasil dikuasai. Di daerah pendudukan itu, mereka membangun posko bantuan bagi warga sipil lawan.
Menteri Dalam Negeri Ukraina Ihor Klymenko menyebut pihaknya menyediakan bantuan dari makanan hingga obat-obatan bagi warga Rusia yang terlantar di daerah pendudukan tersebut.
"Warga yang ditelantarkan Rusia sebagian besar adalah orang tua, penyandang disabilitas, dan keluarga dengan anak-anak. Mereka membutuhkan makanan, air, dan obat-obatan," kata menteri Ihor Klymenko dikutip Reuters, Sabtu (17/8).
Ia tidak menyebutkan berapa banyak posko yang didirikan, juga lokasinya. Namun dalam sebuah video yang pemerintahUkraina unggah menunjukkan militer Ukraina tampak mengemas makanan di dalam sebuah tenda besar.
Klymenko mengatakan sekitar 150 parsel makanan telah dikirim ke warga sipil di wilayah tersebut. Kyiv juga berencana untuk membuat koridor evakuasi dari wilayah Kursk dan membuka akses ke misi kemanusiaan internasional.
Langkah pasukan Ukraina melakukan invasi balik ke beberapa wilayah perbatasan Rusia, disebut menghancurkan citra Presiden Vladimir Putin yang selama ini dianggap tak terkalahkan.
Analis CNN Atlanta, Nick Walsh, menyebut langkah berani Ukraina ini menjadi pengingat tentang betapa rapuhnya Rusia sebenarnya, di bawah pemerintahan Putin.
Dua bulan lalu saat pasukan Rusia menyerbu wilayah Kharkiv, Ukraina, pemerintah Kyiv mengamati perbatasannya karena khawatir di mana lagi Rusia mungkin akan menemukan kelemahan mereka.
Namun kejelian Ukraina melihat peta, akhirnya membuat mereka juga menemukan kerentanan Rusia dan mengubah taktik Moskow.
Awal "invasi balik" Ukraina ke Rusia ini terjadi kala pasukan Kyiv yang dilengkapi kendaraan lapis baja, artileri, dan drone, menyerbu wilayah Kursk pada 6 Agustus lalu.
Kini setelah lebih dari sepekan, keputusan Kyiv untuk mengirim ribuan pasukannya ke wilayah Kursk itu membuahkan hasil nyata. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengklaim pasukannya berhasil menguasai lebih dari 1.000 kilometer persegi wilayah perbatasan tersebut.
Di sisi lain, Rusia menyebut serangan Ukraina sebagai provokasi besar dan berjanji akan membalas dengan respons yang 'pantas'. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4657 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan