Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Aksi Pengeroyokan di Lovina, Satu Korban Tak Sadarkan Diri
BERITABALI.COM, BULELENG.
Sebuah rekaman CCTV memperlihatkan aksi pengeroyokan yang dilakukan sejumlah orang hingga menyebabkan korbannya mengalami luka robek di Lovina, Desa Kalibukbuk Kecamatan Buleleng, Minggu, 25 Agustus 2024 sekitar pukul 02.00 WITA.
Terlihat satu diantaranya tidak sadarkan diri. Kasus dugaan pengeroyokan itu telah dilaporkan ke Mapolres Buleleng dan polisi masih melakukan pendalaman dengan mengumpulkan data dan mendengarkan keterangan para korban maupun saksi.
Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP I Gusti Nyoman Jaya Widura saat dikonfirmasi membenarkan tengah melakukan penanganan dan pendalaman berkaitan dengan dugaan kasus pengeroyokan yang menyebabkan 4 orang menjalani perawatan di RS Paramasidhi Singaraja.
“Sementara ini laporan terkait pengroyokan sudah kami terima. Masih dalam proses pendalaman. Sementara ini belum ada yang diamankan. Masih kami lakukan pemeriksaan,” ungkap Kasat Reskrim AKP Jaya Widura.
Dalam laporan di SPKT Polres Buleleng menyebutkan, kasus dugaan pengeroyokan di Lovina itu dengan terlapor masih dalam penyelidikan. Sedangkan korbannya yang masih remaja diantaranya, Komang Agus Putra Yasa, Kadek Merta Alias Kadir, Putu Indra, Putu Febri dan Komang Yoko, seluruhnya warga Desa Panji Anom Kecamatan Sukasada.
Berdasarkan keterangan yang dikumpulkan menyebutkan, berawal dari 5 remaja dari Desa Panji Anom pulang dari tempat hiburan malam di Penimbangan dan menuju Lovina, namun di perjalanan Putu Febri diserempet orang tidak dikenal yang diduga pelaku. Saat itu Komang Yoko melakukan pengejaran hingga ke persimpangan lovina dan secara tiba-tiba dihadang dan langsung dikeroyok oleh sejumlah orang tidak dikenal.
Dari aksi itu, korban Komang Agus Putra Yasa mengalami luka lecet di kaki kiri, luka lebam pada mata sebelah kanan, kemudian korban Kadek Merta alias Kadir dipukul secara bersama-sama dengan menggunakan tangan kanan mengepal mengenai belakang kepala korban hingga tidak sadarkan diri, sementara Komang Yoko mengalami luka lebam pada mata sebelah kanan.
Selain tiga korban, masih ada korban akibat pengeroyokan tersebut, diantaranya Putu Indra yang mengalami luka robek dari pelipis mata kanan hingga hidung, keluar darah dari kedua telinga dan kondisi terparah dialami Putu Febri yang mengalami luka robek pada kepala belakang dan lengan kanan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bul
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5935 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4650 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2619 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2276 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2219 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan