Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Gunung Ruang di Sulut Belum Normal Usai Erupsi April
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Aktivitas Gunung Ruang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara belum normal usai erupsi pada April lalu. Pihak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan masih ada gempa vulkanik walau intensitasnya menurun.
"Aktivitas Gunung Ruang masih belum kembali ke normal, meski jumlah kegempaan sudah jauh menurun dibandingkan bulan April-Mei 2024 dengan jumlah jumlah gempa vulkanik pada kisaran 1-3 per hari," kata Kepala PVMBG ESDM P. Hadi Wijaya di keterangan resminya, Sabtu (12/10), diberitakan Antara.
Gempa vulkanik berkaitan migrasi magma di kedalaman.
Gunung Ruang erupsi pada 17 April 2024, kemudian erupsi lebih besar lagi pada 30 April 2024. Usai erupsi kedua warga di Pulau Ruang dievakuasi ke sejumlah lokasi di Manado, Bitung, Minahasa dan Minahasa Utara.
Pada periode 16-30 September 2024 tercatat ada 31 kali gempa embusan, 70 kali gempa vulkanik dalam, delapan kali gempa tektonik lokal dan 134 kali gempa tektonik jauh.
Dari pengamatan visual masih terlihat asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis-tebal dan tinggi sekitar 50-200 meter dari puncak. Meski asap
Selama periode itu jumlah gempa vulkanik lebih banyak ketimbang rentang Agustus sampai pertengahan September 2024. Namun tinggi asap turun dan jumlah gempa hembusan lebih sedikit dibanding Juni 2024.
Asap kawah tebal teramati pada 24 September 2024 setelah terekam gempa tektonik jauh sebanyak 23 kali kejadian dan gempa vulkanik dalam enam kali kejadian.
Asap kawah tebal teramati kembali pada 30 September 2024 setelah terekam gempa vulkanik dalam sebanyak 32 kali kejadian.
"Potensi bahaya saat ini berupa erupsi yang menghasilkan lontaran material pijar, dan paparan abu vulkanik yang bergantung pada arah dan kecepatan angin serta lahar bila hujan deras turun di sekitar Gunung Ruang," ujar Hadi. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5936 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4650 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2619 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2276 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2219 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan