Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 10 Agustus 2026
Qatar Umumkan Tunda Perundingan Gencatan Senjata Gaza
BERITABALI.COM, DUNIA.
Qatar mengumumkan menunda perundingan gencatan senjata di Gaza hingga Israel dan Hamas menunjukkan keinginan dan keseriusan untuk mengakhiri perang.
Negara Teluk itu bersama AS dan Mesir telah terlibat dalam negosiasi yang sia-sia selama berbulan-bulan untuk gencatan senjata di Gaza, dengan pembebasan sandera dan tahanan.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar Majed Al Ansari menyatakan sudah memberi tahu Israel dan Hamas pada bulan lalu bahwa Qatar akan menangguhkan mediasi setelah hampir setahun gagal menengahi gencatan senjata dan kesepakatan pembebasan sandera.
"Qatar memberi tahu para pihak 10 hari lalu, selama upaya terakhir untuk mencapai kesepakatan, bahwa Qatar akan menghentikan upaya menengahi antara Hamas dan Israel jika kesepakatan tidak tercapai dalam putaran itu," kata Al Ansari dalam sebuah pernyataan, Sabtu (9/11) dikutip AFP.
Ia menyebut Qatar akan melanjutkan upaya mewujudkan gencatan senjata tersebut ketika para pihak yang bertikai menunjukkan kemauan dan keseriusan mereka untuk mengakhiri perang brutal.
Ansari juga membantah laporan bahwa Hamas telah diusir dari Qatar, yang telah menjadi tuan rumah kantor politik kelompok pejuang Palestina itu selama lebih dari satu dekade.
"Tujuan utama kantor di Qatar adalah menjadi saluran komunikasi antara para pihak yang bersangkutan. Dan saluran ini telah berkontribusi untuk mencapai gencatan senjata pada tahap-tahap sebelumnya," katanya.
Sebelumnya, seorang sumber diplomatik mengatakan kepada AFP bahwa Qatar menarik diri dari perundingan Gaza. Ia juga menyebut kantor Hamas tidak lagi menjalankan tujuannya.
"Qatar memberi tahu Israel dan Hamas bahwa selama ada penolakan untuk menegosiasikan kesepakatan dengan iktikad baik, Qatar tidak dapat terus melakukan mediasi," kata sumber itu dengan syarat anonim.
"Akibatnya, kantor politik Hamas tidak lagi menjalankan tujuannya," pungkasnya. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4466 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2254 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1566 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1014 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 949 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun