Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Mandi di Saluran Irigasi, Lansia di Kerambitan Ditemukan Tewas
BERITABALI.COM, TABANAN.
Seorang lansia perempuan atas nama Ni Ketut Rapiyeg, 83 tahun asal Banjar Dinas Langan, Desa Blumbang, Kecamatan Kerambitan ditemukan dalam kondisi meninggal setelah terseret arus di saluran irigasi Subak Blumbang pada Rabu, (20/11).
Jenazah korban ditemukan setelah terseret arus irigasi yang berjarak sekitar 2 kilometer dari lokasi awal korban mandi di saluran irigasi
Informsi yang berhasil dihimpun, kejadian tersebut dilaporkan pertama kali oleh Babinsa Desa Belumbang Ida Bagus Nata sekitar Pukul 07.40 WITA.
Korban diketahui mandi pagi sekitar pukul 07.15 WITA di saluran irigasi Subak Blumbang, karena tidak mampu menahan arus irigasi yang besar sehingga korban terbawa arus dan tenggelam.
Pada lokasi awal korban mandi ditemukan kain yang dipergunakan korban. Setelah dilakukan pencarian oleh pihak kepolisian, anggota BPBD dan warga korban ditemukan sekitar pukul 07.30 dalam keadaan meninggal dunia di saluran irigasi Subak Blumbang di Banjar Blumbang kelod yang berjarak sekitar 2 kilometer dari lokasi awal korban mandi.
Kasi Humas Polres Tabanan Iptu I Gusti Made Brata membenarkan kejadian tersebut. Dari keterangan sejumlah saksi, korban yang sudah lansia ini diduga jatuh terpeleset saat mandi di saluran irigasi. Mengingat arus irigasi yang besar korban akhirnya terseret arus dan tenggelam.
“Korban ditemukan sudah meninggal dalam posisi tertelungkup tersangkut di dahan pohon yang terjatuh di saluran irigasi,” ujarnya.
Pemeriksaan jenazah oleh dokter Puskesmas II Kerambitan dr Kadek Agus Sastra Mahendara menyatakan, pada kepala korban sebelah kiri mengalami bengkak dan bagian dahi sebelah kanan dan kiri mengalami luka-luka lecet.
Demikian juga pada bagian tubuh lainnya terdapat luka-luka lecet dengan ukuran bervariasi.
“Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi terhadap korban. Pihak keluarga menerima kematian korban sebagai musibah,” ujar Iptu Brata.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2605 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan