Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Bandara Ngurah Rai Bakal Terapkan Teknologi Canggih Percepat Pemeriksaan Barang
BERITABALI.COM, BADUNG.
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, akan segera memasang Automated Tray Return System (ATRS), sebuah sistem yang dirancang untuk mempercepat proses pemeriksaan barang.
PT Angkasa Pura Indonesia, selaku pengelola bandara, menyatakan teknologi canggih untuk meningkatkan pelayanan penumpang ini mengikuti langkah Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, dan khusus di Bali akan difokuskan pada terminal internasional.
Menurut Direktur Utama PT Angkasa Pura Indonesia, Faik Fahmi, ATRS memungkinkan lebih banyak penumpang diproses dalam waktu yang lebih singkat.
“Dengan alat yang ada saat ini, satu jam hanya bisa melayani 200 orang. Namun, dengan ATRS, satu jam bisa mencapai 500 orang,” ungkapnya.
Salah satu keunggulan ATRS adalah penumpang tidak perlu lagi mengeluarkan barang seperti tas, laptop, atau botol air mineral selama proses pemeriksaan. Faik Fahmi menjelaskan, pemasangan teknologi ini akan disertai perluasan area di titik pemeriksaan (Security Check Point/SCP), sehingga bisa mengakomodasi lebih banyak penumpang tanpa mengganggu alur proses.
Inovasi ini juga dirancang untuk mempermudah penumpang yang harus menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Mereka akan diarahkan ke jalur khusus, sementara penumpang lain yang prosesnya sudah selesai dapat melanjutkan perjalanan tanpa terhambat. Faik Fahmi menambahkan, sistem serupa telah diterapkan di Bandara Soekarno-Hatta dan terbukti efisien dalam menghemat waktu.
PT Angkasa Pura Indonesia juga sedang memperkenalkan digitalisasi dan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk memantau pergerakan penumpang. Faik Fahmi mengungkapkan, ada tiga fokus utama dalam upaya ini: pertama, menyiapkan infrastruktur yang sesuai kebutuhan; kedua, memastikan manajemen bandara berbasis digitalisasi dan teknologi canggih; dan ketiga, memberikan pelatihan khusus kepada sumber daya manusia untuk mengoperasikan teknologi baru ini.
Meskipun Faik Fahmi belum dapat memastikan seberapa besar pengurangan waktu yang akan dicapai setelah pemasangan seluruh sistem, ia optimistis inovasi ini akan memberikan dampak positif, mengingat uji coba yang sukses di bandara terbesar Indonesia. (sumber: Garuda.tv)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3747 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1682 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang