Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Kenali Diri Sendiri untuk Hindari Gangguan Kesehatan Mental
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Mengenal diri sendiri menjadi salah satu cara utama untuk menghindari gangguan kesehatan mental, terutama di era digital yang berkembang pesat dengan pengaruh media sosial yang semakin besar.
Psikolog klinis RSUD Wangaya Denpasar, Nena Mawar Sari, mengungkapkan pentingnya kesadaran diri dalam menghadapi berbagai konten yang muncul di dunia maya. Hal ini disampaikannya dalam Webinar Series of Communication bertajuk Strategi Komunikasi Kesehatan Mental di Era Digital yang diselenggarakan oleh Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Hindu, Pascasarjana Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, Selasa (25/2/2025).
Nena menjelaskan bahwa mengenali diri sendiri adalah fondasi utama dalam membangun ketahanan mental. Menurutnya, manusia tidak bisa mengontrol informasi apa yang akan muncul di media sosial, tetapi dengan memiliki kesadaran diri yang kuat, seseorang dapat memilah mana konten yang baik atau buruk bagi dirinya.
"Dengan mengenal diri kita, menyadari diri kita, apapun yang kita konsumsi di luar sana bisa dipilah mana yang mau dikonsumsi, mana yang tidak," jelasnya.
Lebih lanjut, Nena menekankan bahwa seseorang yang memiliki trauma perlu menyembuhkan diri terlebih dahulu, bukan dengan menghilangkan konten yang memicu trauma tersebut. Jika sumber trauma dalam diri sudah teratasi, maka konten serupa tidak akan lagi berdampak negatif secara emosional.
"Tentu fondasinya adalah mengenal dan menyadari diri sendiri dengan cara sederhana yaitu bertanya apa yang menjadi kesukaan kita, apa yang kita tidak suka, apa yang membuat kita bahagia atau tidak tanpa pengecualian. Ini bisa menghindarkan kita dari gangguan kesehatan mental," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Hindu Pascasarjana Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, I Dewa Ayu Hendrawathy Putri, menyoroti bahwa kesehatan mental di era digital merupakan isu penting yang tidak boleh dipandang sebelah mata. Menurutnya, berbagai tantangan dan peluang yang muncul akibat perkembangan teknologi digital berpengaruh langsung terhadap kesehatan mental masyarakat.
"Tidak mengkhusus hanya di generasi muda, tapi juga semua generasi mengalami situasi yang sejenis," sebutnya.
Di sisi lain, Hendrawathy Putri juga mengungkapkan bahwa teknologi digital membawa dampak positif dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk di dunia pendidikan. Kehadiran teknologi mempermudah pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam kegiatan pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat, terutama sejak pandemi Covid-19.
"Bisa menggunakan aplikasi virtual seperti Zoom Meeting," imbuhnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2274 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan