Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Pengurus BVRMA Resmi Dilantik, Siap Jaga Keberlanjutan Pariwisata Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pengurus dan anggota pertama Bali Villa Rental and Management Association (BVRMA) resmi dilantik dalam sebuah acara yang digelar di Aula Etna, Dinas Pariwisata Provinsi Bali, pada Kamis (6/3).
Pelantikan ini dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur Bali, Nyoman Giri Prasta, yang menegaskan peran penting BVRMA dalam menjaga keberlanjutan industri pariwisata di Pulau Dewata.
Dalam sambutannya, I Nyoman Giri Prasta menekankan pentingnya regulasi yang dapat mengatur industri villa di Bali, khususnya dalam menertibkan bisnis ilegal yang beroperasi tanpa izin. Ia menegaskan bahwa keberadaan BVRMA diharapkan dapat bersinergi dengan pemerintah dalam menciptakan pariwisata yang lebih tertib dan berkelanjutan.
"Bali harus tetap menjadi tuan rumah di tanah sendiri. Wisatawan yang datang harus menghormati adat dan budaya kita, bukan sebaliknya. Oleh karena itu, Perda Nominee harus segera diwujudkan untuk mengatur bisnis properti di Bali secara lebih tertib," tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum BVRMA, Kadek Adnyana, menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi industri pariwisata Bali, mulai dari maraknya praktik penipuan (scammer), penyalahgunaan visa turis untuk bekerja ilegal, isu keamanan, kemacetan, hingga permasalahan lingkungan. Menurutnya, keberadaan BVRMA menjadi solusi untuk mengatasi berbagai persoalan tersebut melalui pendekatan kolaboratif antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
Sebagai langkah strategis, BVRMA telah menyusun program kerja tiga tahun ke depan dengan fokus pada penguatan regulasi, kemitraan dengan pemerintah, serta peningkatan standar industri villa rental. Kadek Adnyana berharap regulasi yang jelas dapat menciptakan iklim bisnis yang sehat dan kondusif di Bali.
"Jangan sampai ada pihak luar yang tidak berkompeten, bahkan ilegal, bebas beroperasi di Bali tanpa izin. Kami ingin mendorong regulasi yang memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha resmi dan menjaga keseimbangan pariwisata Bali," pungkasnya.
Dengan dilantiknya BVRMA, diharapkan industri villa rental di Bali dapat berkembang lebih baik dengan regulasi yang jelas, menjaga daya saing pariwisata, dan tetap mempertahankan kearifan lokal yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5994 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4677 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2656 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2316 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2235 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan