Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Tiga Rumah Rusak Diterjang Angin di Banyupoh Buleleng
BERITABALI.COM, BULELENG.
Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak, Buleleng pada Jumat (23/5/2025) sore. Cuaca ekstrem ini menyebabkan tiga rumah warga mengalami kerusakan parah.
Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, Putu Ariadi Pribadi, saat dikonfirmasi Sabtu (24/5/2025) menyebutkan, tiga warga yang terdampak bencana ini adalah Putu Dana, Wayan Ngarti, dan Wayan Sandi. Mereka tinggal di Banjar Dinas Banyupoh dan Banjar Dinas Geria.
Akibat kejadian ini, total kerugian yang dialami ketiga korban mencapai Rp110 juta. Kerusakan paling berat dialami oleh Putu Dana yang sebagian besar atap rumahnya berbahan spandek beterbangan disapu angin hingga membuatnya merugi Rp50 juta.
Pasca menerima laporan kejadian, petugas BPBD Buleleng langsung dikerahkan ke lokasi untuk membantu proses pembersihan puing-puing atap yang rusak. Selain itu, warga terdampak juga telah menerima sejumlah bantuan logistik, seperti makanan, terpal, karpet, hingga alat masak.
Terkait upaya perbaikan, Ariadi menyebutkan bahwa bantuan lanjutan akan diusulkan melalui dana bantuan sosial bencana yang disiapkan oleh Pemkab Buleleng. "Mengingat kerusakannya cukup parah, korban saat ini memilih untuk mengungsi ke rumah kerabatnya," kata Ariadi.
Ia pun mengimbau masyarakat Buleleng untuk tetap waspada, mengingat beberapa hari terakhir wilayah setempat sering diguyur hujan lebat disertai angin kencang yang berpotensi menimbulkan bencana serupa.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3742 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1677 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang