Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Bupati Buleleng: Siswa Belum Bisa Baca-Tulis Jangan Naik Kelas
BERITABALI.COM, BADUNG.
Bupati Buleleng dr I Nyoman Sutjidra menginstruksikan seluruh satuan pendidikan di tingkat SD dan SMP untuk tidak menaikkan kelas atau meluluskan siswanya yang belum lancar membaca dan menulis.
Kebijakan ini bertujuan agar siswa mendapat pendampingan lebih intensif sebelum melanjutkan ke jenjang berikutnya.
Ditemui belum lama ini, Sutjidra menyampaikan bahwa instruksi ini memang belum dituangkan dalam Surat Edaran (SE), namun diharapkan seluruh satuan pendidikan di Buleleng bisa segera menindaklanjutinya.
"Saya instruksikan kepada sekolah untuk tidak meloloskan siswa yang belum lancar membaca dan menulis ke jenjang berikutnya. Harus diberikan pendampingan dulu, sampai siswanya bisa membaca dan menulis," tegasnya.
Bupati Sutjidra memahami, kebijakan ini berpotensi mendapat protes dari para orangtua siswa. Meski demikian, pihak sekolah diminta aktif melakukan sosialisasi karena membaca dan menulis merupakan bekal dasar yang wajib dimiliki siswa.
"Protes wajar karena orangtua ingin anaknya punya ijazah SD dan SMP. Tapi kalau dasarnya (membaca dan menulis) belum bisa, harus diberikan pendampingan dulu. Kalau misalnya dia mengalami disabilitas intelektual, bisa terdeteksi juga dan diberikan pendampingan khusus," terangnya.
Terkait masih adanya 375 siswa SMP di Buleleng yang belum lancar membaca dan menulis, Sutjidra mengaku masih menunggu hasil dari pendampingan yang dilakukan tim relawan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Undiksha Singaraja.
"Astungkara ada perbaikan," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3751 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1688 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang