Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Pemangku dan Sulinggih di Bebetin Dapat Layanan Kesehatan Gratis
BERITABALI.COM, BULELENG.
Para sulinggih, pemangku, sarati, hingga masyarakat di Desa Bebetin, Kecamatan Sawan, Buleleng, mendapatkan layanan kesehatan gratis pada Minggu (8/6).
Program sosial ini digagas oleh Pusat Koordinasi Hindu Nusantara (Puskorhindunesia) Dewan Koordinator Daerah (Dekorda) Buleleng.
Ketua Dekorda Buleleng, dr Ketut Putra Sedana mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan dan rasa terima kasih atas peran para pemuka agama yang telah melayani umat dengan penuh ketulusan.
"Maka sudah sepatutnya kami hadir untuk melayani mereka kembali," kata pria yang akrab disapa Dokter Caput ini.
Dokter Caput menambahkan, pihaknya menerjunkan sejumlah tenaga medis profesional untuk memberikan layanan pemeriksaan tekanan darah, cek asam urat, gangguan lambung, hingga masalah pernapasan.
"Masyarakat sangat antusias memanfaatkan layanan ini," ujarnya.
Sementara itu, Dewan Koordinator Wilayah (Dekorwil) Puskorhindunesia Provinsi Bali, I Nyoman Marhendra menyebut kegiatan sosial semacam ini sudah menjadi bagian dari spirit Puskor sejak awal berdiri.
"Di provinsi kami mengembangkan program Sewaka Dharma Terpadu yang melibatkan lintas sektor kesehatan, pendidikan, dan yayasan sosial. Ini semua dikolaborasikan untuk menjangkau titik-titik masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.
Lebih jauh, Marhendra menegaskan bahwa Puskor bukan sekadar organisasi, melainkan gerakan nyata karma kerja untuk umat. Ia meminta seluruh Dekorda di Bali meniru kegiatan positif yang dilakukan di Buleleng ini.
“Ini adalah konsep ngayah yang digerakkan dengan yadnya, tulus, dan ikhlas. Tanpa pamrih. Kami ingin Puskor menjadi pelayan umat sejati, dekat dengan masyarakat dan ikut menjaga keajegan Bali,” tambahnya.
Sementara itu, Sulinggih dari Griya Padang Arum Sari Bebetin, Ida Pandita Mpu Dharma Wijaya turut mengapresiasi kegiatan ini.
"Kami sangat bersyukur. Ini sejalan dengan ajaran sastra, barang siapa menyayangi wanita dan ibu, para dewa akan senang. Kejujuran dan kesetiaan adalah kunci. Puskor telah melaksanakan dharma-nya dengan baik,” tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5936 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4650 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2619 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2276 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2219 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan