Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 6 November 2026
1,5 Ton Beras SPHP Disalurkan di Bangli
BERITABALI.COM, BANGLI.
Pemerintah pusat meluncurkan Gerakan Pangan Murah secara serentak di 7.285 kecamatan seluruh Indonesia dalam rangka memperingati HUT RI ke-80.
Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat menghadapi tingginya harga beras di pasaran.
Untuk di Kabupaten Bangli, kegiatan dipusatkan di Alun-alun Bangli, Kecamatan Bangli, pada Jumat (30/8/2025). Dalam pelaksanaan tersebut, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang disediakan mencapai lebih dari 1,5 ton dengan harga Rp11.500 per kilogram, lebih rendah dari harga eceran tertinggi (HET) Rp12.500.
Kegiatan ini juga melibatkan TNI/Polri serta mendapat sambutan positif dari masyarakat.
“Dengan gerakan pangan murah ini sangat membantu masyarakat dalam pemenuhan bahan pokok keluarga, karena dengan kenaikan harga beras di pasaran sangat berdampak pada bertambahnya pengeluaran untuk kebutuhan pokok,” ujar Ida Ayu Kariani, salah seorang warga Bangli.
Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (PKP) Bangli, I Wayan Sarma, menegaskan bahwa kenaikan harga beras di pasaran memang sangat berpengaruh terhadap daya beli masyarakat. Pasalnya, hingga kini Bangli masih bergantung pada pasokan beras dari daerah lain.
Saat ini harga beras medium di Kabupaten Bangli berada di kisaran Rp14.000 hingga Rp15.000 per kilogram, sedangkan beras premium mencapai Rp16.000 hingga Rp17.000 per kilogram.
Dengan adanya gerakan pangan murah ini, pemerintah berharap harga kebutuhan pokok, khususnya beras, bisa kembali stabil sehingga tidak membebani pengeluaran masyarakat. Harapannya, stabilitas harga pangan akan berimbas pada terjaganya perekonomian secara menyeluruh.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 640 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 526 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan