Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Tagihan Air Membengkak, Staf Perumda Tirta Tohlangkir Karangasem Dapat SP
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Perumda Tirta Tohlangkir Karangasem melayangkan surat peringatan (SP) kepada salah satu stafnya yang bertugas di Kecamatan Rendang. Tindakan ini buntut dugaan adanya praktik pembacaan meter air dari atas meja sehingga merugikan pelanggan.
Direktur Perumda Tirta Tohlangkir, I Komang Aryadi Parwatha, membenarkan kasus tersebut saat dikonfirmasi Rabu (1/10/2025). Menurutnya, staf bersangkutan terbukti dan mengakui telah mengunggah data pemakaian air tanpa melakukan pembacaan meter secara langsung di lapangan.
“Yang bersangkutan sudah mengakui, data yang di-upload hanya dirata-ratakan tanpa pembacaan meter. Ini sangat kami sayangkan, karena selain merugikan pelanggan, juga merugikan perusahaan. Atas kasus ini kami sudah memberikan SP,” tegas Parwatha.
Dari hasil penelusuran internal, oknum staf tersebut tidak melakukan pembacaan meter sejak Februari hingga Juni 2025. Data yang diunggah adalah data rata-rata buatan staf tersebut. Masalah ini baru terungkap setelah dilakukan pembacaan barcode pelanggan yang menunjukkan adanya lonjakan pemakaian tidak wajar. Akibatnya, sejumlah pelanggan kaget karena tagihan melonjak tajam.
Sebagai tindak lanjut, Perumda Tirta Tohlangkir sudah berkoordinasi dengan BPKP Bali untuk mencari solusi terbaik. Pihaknya juga akan membentuk tim khusus yang turun langsung ke masyarakat guna melakukan sosialisasi dan menyampaikan hasil rekomendasi BPKP.
“Kami berharap ada jalan tengah sehingga tidak ada pihak yang dirugikan,” tambahnya.
Sementara itu, Perbekel Desa Rendang, I Nengah Kariasa, mengaku telah menerima banyak aduan dari warga terkait pembengkakan tagihan PDAM.
“Beberapa warga mengadu, bahkan ada yang tagihannya sampai Rp400 ribu. Saya sudah sempat mendatangi kantor unit untuk menanyakan persoalan ini. Semoga segera ada solusi,” ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5897 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4625 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2592 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2235 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2209 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan