Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tagihan Air Membengkak, Staf Perumda Tirta Tohlangkir Karangasem Dapat SP

Rabu, 1 Oktober 2025, 21:06 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ilustrasi/Tagihan Air Membengkak, Staf Perumda Tirta Tohlangkir Karangasem Dapat SP.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Perumda Tirta Tohlangkir Karangasem melayangkan surat peringatan (SP) kepada salah satu stafnya yang bertugas di Kecamatan Rendang. Tindakan ini buntut dugaan adanya praktik pembacaan meter air dari atas meja sehingga merugikan pelanggan.

Direktur Perumda Tirta Tohlangkir, I Komang Aryadi Parwatha, membenarkan kasus tersebut saat dikonfirmasi Rabu (1/10/2025). Menurutnya, staf bersangkutan terbukti dan mengakui telah mengunggah data pemakaian air tanpa melakukan pembacaan meter secara langsung di lapangan.

“Yang bersangkutan sudah mengakui, data yang di-upload hanya dirata-ratakan tanpa pembacaan meter. Ini sangat kami sayangkan, karena selain merugikan pelanggan, juga merugikan perusahaan. Atas kasus ini kami sudah memberikan SP,” tegas Parwatha.

Dari hasil penelusuran internal, oknum staf tersebut tidak melakukan pembacaan meter sejak Februari hingga Juni 2025. Data yang diunggah adalah data rata-rata buatan staf tersebut. Masalah ini baru terungkap setelah dilakukan pembacaan barcode pelanggan yang menunjukkan adanya lonjakan pemakaian tidak wajar. Akibatnya, sejumlah pelanggan kaget karena tagihan melonjak tajam.

Sebagai tindak lanjut, Perumda Tirta Tohlangkir sudah berkoordinasi dengan BPKP Bali untuk mencari solusi terbaik. Pihaknya juga akan membentuk tim khusus yang turun langsung ke masyarakat guna melakukan sosialisasi dan menyampaikan hasil rekomendasi BPKP.

“Kami berharap ada jalan tengah sehingga tidak ada pihak yang dirugikan,” tambahnya.

Sementara itu, Perbekel Desa Rendang, I Nengah Kariasa, mengaku telah menerima banyak aduan dari warga terkait pembengkakan tagihan PDAM.

“Beberapa warga mengadu, bahkan ada yang tagihannya sampai Rp400 ribu. Saya sudah sempat mendatangi kantor unit untuk menanyakan persoalan ini. Semoga segera ada solusi,” ujarnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/krs



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami