Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 10 September 2026
Pemkab Desak BKSDA Bali Bongkar Bangunan Tak Berizin di TWA Penelokan
BERITABALI.COM, BANGLI.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli secara resmi mendesak Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Bali untuk segera menghentikan seluruh kegiatan pembangunan yang berlangsung di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Penelokan atau dikenal juga sebagai TWA Suter.
Desakan ini muncul setelah ditemukan adanya ketidaksesuaian antara kegiatan pembangunan dengan izin berusaha yang diterbitkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Berdasarkan dokumen tersebut, izin yang diberikan hanya untuk Penyediaan Jasa Wisata Alam pada Kawasan Konservasi dengan jenis kegiatan penyediaan jasa makanan dan minuman wisata alam, bukan pembangunan fisik gedung baru.
Hak pemegang sertifikat standar hanya sebatas memanfaatkan fasilitas pariwisata alam milik negara sesuai ketentuan perundang-undangan. Oleh karena itu, Pemkab Bangli menegaskan bahwa izin tersebut tidak mencakup pembangunan gedung di kawasan konservasi.
“Pemkab Bangli menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi untuk menjaga fungsi konservasi TWA Penelokan,” demikian ditegaskan dalam pernyataan resmi pemerintah daerah.
Menindaklanjuti temuan tersebut, Pemkab Bangli juga meminta Kepala BKSDA Bali untuk memerintahkan pemegang sertifikat standar atas nama I Ketut Oka Sari Merta, SE agar segera melakukan pembongkaran bangunan yang telah berdiri di TWA Penelokan.
Langkah tegas ini menjadi bentuk komitmen Pemkab Bangli dalam menjaga tata kelola kawasan konservasi, agar tetap sejalan dengan aturan dan tidak merusak kelestarian lingkungan alam di wilayah Kintamani.
Baca juga:
Bupati Satria Tinjau 9 Proyek Pembangunan di Klungkung, Tekankan Kualitas dan Ketepatan Waktu
Pemerintah Kabupaten Bangli juga menegaskan bahwa mereka menunggu respons cepat dan tegas dari BKSDA Bali, mengingat masa depan TWA Penelokan sebagai destinasi wisata alam berkelanjutan sangat bergantung pada kepatuhan hukum dan komitmen terhadap konservasi lingkungan.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Bangli
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3271 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 755 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 695 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman