Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Bangunan di TWA Panelokan Kintamani Akhirnya Dibongkar
BERITABALI.COM, BANGLI.
Proyek bangunan di kawasan hutan wilayah Desa Kedisan, yang masuk dalam wilayah Taman Wisata Alam (TWA) Penelokan, Kintamani, Bangli, akhirnya dibongkar, Selasa (21/10/2025).
Hal ini menyusul munculnya kegaduhan di masyarakat, terutama penolakan dan keberatan warga Desa Kedisan selaku yang memiliki wilayah. Termasuk pula rekomendasi dari pihak Pemkab Bangli, sebab bangunan tersebut tidak sesuai peruntukan sebagaimana izin yang dikantongi pihak pemilik bangunan.
Kasatpol PP Kabupaten Bangli, I Wayan Sugiarta, membenarkan kegiatan pembongkaran tersebut. Selain pihak pemilik bangunan, proses pembongkaran juga disaksikan sejumlah pihak terkait seperti BKSDA, Pemkab, kepolisian, dan TNI.
"Pembongkaran ini kan juga atas kesediaan dari pemilik bangunan. Prosesnya berjalan aman dan lancar," sebutnya.
Sebelumnya, pada Rabu (15/10) lalu, pihak BKSDA melakukan klarifikasi terkait adanya proyek bangunan di kawasan Hutan Kintamani tersebut. Klarifikasi dipimpin oleh Kepala BKSDA Bali, Ratna Hendratmoko, dan dihadiri Perbekel Desa Kedisan I Nyoman Gamayana, Bendesa Adat Kedisan I Nyoman Lama Antara, serta sejumlah perwakilan OPD Pemkab Bangli terkait.
Dalam pertemuan itu terungkap bahwa I Ketut Oka Sarimerta, selaku pemilik izin bangunan, bersedia tanpa syarat untuk melakukan pembongkaran seluruh bangunan.
Baik pihak BKSDA maupun Oka Sarimerta juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Bangli, terutama warga Kedisan, atas kegaduhan yang muncul akibat proyek pembangunan tersebut.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3747 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1682 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang