Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Meski Dipasang Pagar Pengaman, Masih Ada yang Coba Bunuh Diri di Jembatan Tukad Bangkung
beritabali/ist/Meski Dipasang Pagar Pengaman, Masih Ada yang Coba Bunuh Diri di Jembatan Tukad Bangkung.
BERITABALI.COM, BADUNG.
Meski jembatan Tukad Bangkung di Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, sudah dipasang pagar pengaman untuk mencegah aksi bunuh diri, nyatanya upaya tersebut belum sepenuhnya efektif. Seorang pemuda berinisial PSYR (33) asal Kelurahan Dauh Puri Kauh, Denpasar Barat, masih nekat mencoba mengakhiri hidupnya di lokasi tersebut.
Beruntung, aksinya berhasil digagalkan oleh petugas pemadam kebakaran dari Induk Damkar Kebo Iwo Badung. Peristiwa ini terjadi pada Rabu, 22 Oktober 2025, sekitar pukul 14.00 WITA.
Menurut keterangan petugas damkar, I Wayan Ardiawan (26), ia menerima telepon dari Induk Damkar Kebo Iwa Badung yang memintanya mengecek situasi di sekitar Jembatan Tukad Bangkung, setelah ada laporan sebuah mobil Brio warna putih parkir mencurigakan di atas jembatan.
"Saksi petugas diminta untuk mengecek adanya mobil Brio warna putih yang parkir di atas jembatan," ungkap PS Kasubsi Penmas Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti SH, pada Kamis 23 Oktober 2025.
Setibanya di lokasi, saksi menanyakan kepada pedagang sekitar dan mendapat informasi bahwa sebelumnya ada seseorang bolak-balik di sisi timur jembatan. Saat memeriksa sekitar mobil, saksi tidak menemukan pemiliknya.
"Nah, saat akan menengok ke arah bawah jembatan, saksi melihat seseorang tergeletak sambil memegang handphone dan meminta pertolongan," terang Aiptu Ayu.
Saksi segera turun ke bawah jembatan menolong korban dan menggendongnya naik ke atas. Korban diberi air minum oleh saksi dan warga sekitar sebelum dibawa petugas Damkar Pelaga ke UGD Puskesmas Petang II untuk mendapatkan perawatan medis.
Berdasarkan hasil interogasi, korban mengaku memang berniat bunuh diri dengan cara melompat dari sisi timur jembatan Tukad Bangkung, namun terpeleset dan terjatuh. Ia nekat karena tekanan masalah keluarga yang menumpuk.
"Diduga kejadian ini dipicu oleh beban dan tekanan dalam permasalahan keluarga yang dialami korban sehingga melakukan percobaan bunuh diri," sebut Aiptu Ayu.
Sekitar pukul 15.00 WITA, pihak keluarga korban tiba di Puskesmas Petang II. Setelah mendapat perawatan, korban dibawa pulang pada pukul 16.30 WITA. Pihak keluarga meminta agar kejadian ini tidak diviralkan di media sosial.
Catatan redaksi:
Hidup memang terkadang membuat individu goyah hingga berpikir untuk jalan pintas mengakhiri hidup. Namun percayalah ada jalan keluar yang lebih baik dari kematian.
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan menghubungi P3B (Pusat Pelayanan Pencegahan Bunuh Diri) Keluarga Compassion Tel: 082335555644, XL: 081999162555, IND: 08587536536
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2931 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2050 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2010 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1808 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun