Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
102 Pecandu Direhab BNNK Buleleng, Butuh Ruang Rawat Inap Khusus
BERITABALI.COM, BULELENG.
Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Buleleng mencatat sebanyak 102 pecandu narkotika telah menjalani layanan rehabilitasi sejak Januari hingga awal November 2025.
Angka ini menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 121 orang, meski masih menunjukkan adanya kasus penyalahgunaan narkoba yang harus ditangani serius.
Kepala BNNK Buleleng, Komang Yuda Murdianto, menjelaskan bahwa dari total pecandu yang direhabilitasi tahun ini, 37 orang menjalani rehabilitasi rawat inap di RSUD Mangusada Badung dan RSJ Bangli. Sementara 65 orang lainnya menjalani rehabilitasi rawat jalan karena tergolong pengguna ringan.
Yuda mengungkapkan bahwa Buleleng sebelumnya sempat berada dalam kategori zona merah narkoba. Namun berkat upaya bersama antara Polres Buleleng, BNNK, serta stakeholder terkait melalui penindakan dan sosialisasi, tren penyalahgunaan narkoba kini mulai menurun.
Baca juga:
Anggota BNNK Buleleng Terciduk Konsumsi Sabu
"Penangkapan yang gencar dilakukan Polres itu sangat efektif. Tidak ada kesan pembiaran, sehingga membuat pengedar takut. Tes urine positif, rehabilitasi. Jadi prevalensinya menurun. Bandar sudah mulai sedikit masuk, terlihat dari konsumsi penggunaan narkoba yang didapat," jelasnya.
Meski demikian, tantangan masih ada. Yuda menegaskan bahwa layanan rehabilitasi gratis sangat penting untuk memulihkan pengguna narkoba agar tidak kembali terjerumus. Namun hingga kini Buleleng belum memiliki ruang rawat inap khusus untuk pecandu berat. Kondisi ini membuat banyak pasien harus dirujuk ke Mangusada dan RSJ Bangli.
"Setiap rapat dengan BNNP sampai ke tingkat Bupati saya sampaikan ruang rehabilitasi ini sangat penting. Untuk mengakomodir masyarakat Buleleng agar bisa direhab. Karena kalau direhab di wilayah lain, dia akan mengenal banyak orang. Dikhawatirkan dari yang awalnya pengguna, bisa jadi bandar," katanya.
BNNK Buleleng berharap ke depan fasilitas rehabilitasi rawat inap dapat segera diwujudkan agar upaya penanganan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Buleleng semakin optimal dan menyeluruh.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5904 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2594 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan