Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Jalan Licin, Truk Masuk Parit di Pulau Moyo Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sebuah truk mengalami kecelakaan tunggal setelah hilang kendali dan masuk ke dalam parit di Jalan Pulau Moyo, tepatnya di sebelah Gang Subak Sari, Pedungan, Denpasar Selatan, Jumat (14/11/2025) sekitar pukul 18.30 WITA.
Insiden terjadi akibat kondisi jalan yang licin dan adanya genangan pasir yang membuat kendaraan tidak stabil. Truk yang dikemudikan Desifren Danial Pitay, laki-laki kelahiran Bisnaen, 25 Desember 1998, selamat tanpa mengalami luka.
Kendati pengemudi tidak terluka, kendaraan mengalami kerusakan cukup serius pada bagian as roda yang patah serta filter oli yang pecah. Total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp5 juta. Tidak ada kendaraan atau pihak lain yang terlibat dalam peristiwa tersebut.
Kapolsek Denpasar Selatan AKP Agus Adi Apriyoga pada Sabtu (15/11/2025) menerangkan bahwa personel kepolisian segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, mendata korban dan saksi, serta meminta keterangan di tempat.
“Kami telah melakukan langkah-langkah penanganan awal dan melaporkan situasi kepada pimpinan. Truk sudah dievakuasi menggunakan mobil derek ke gudang milik pemilik kendaraan,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3858 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1929 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1690 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1517 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1511 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun