Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Fase Bulan Baru Picu Pasang Tinggi di Bali, BMKG Prediksi 5 Kawasan Pesisir Terdampak
bbn/dok beritabali/Fase Bulan Baru Picu Pasang Tinggi di Bali, BMKG Prediksi 5 Kawasan Pesisir Terdampak.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan dini terkait potensi pasang maksimum yang dapat memicu banjir pesisir atau rob di sejumlah wilayah pesisir Bali.
Fenomena ini diperkirakan berlangsung mulai 20 hingga 23 November 2025.
Kepala BMKG Wilayah III Denpasar, Cahyo Nugroho, menjelaskan bahwa peningkatan ketinggian air laut dipengaruhi fase bulan baru yang jatuh pada 20 November. Kondisi ini umumnya memicu naiknya permukaan air laut secara signifikan di beberapa titik pesisir.
"Adanya fenomena fase Bulan Baru pada tanggal 20 November 2025 berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum di beberapa wilayah pesisir Bali," kata Cahyo, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (19/11) malam.
Menurut Cahyo, waktu terjadinya rob di tiap wilayah berbeda-beda, bergantung pada pasang surut harian. Namun secara umum, potensi dampaknya bisa dirasakan pada sejumlah aktivitas masyarakat, mulai dari bongkar muat di pelabuhan, kegiatan di permukiman pesisir, hingga aktivitas tambak garam dan perikanan darat.
"Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG Wilayah III," ujarnya.
Lima Wilayah Pesisir Berpotensi Dilanda Rob
BMKG mencatat lima kawasan pesisir di Bali yang berisiko terdampak pasang maksimum, yakni:
1. Pesisir Selatan Kabupaten Tabanan
2. Pesisir Selatan Kabupaten Badung
3. Pesisir Timur Kota Denpasar
4. Pesisir Selatan Kabupaten Gianyar
5. Pesisir Selatan Kabupaten Klungkung
BMKG mengimbau masyarakat di kawasan tersebut untuk lebih waspada, terutama saat beraktivitas di area pelabuhan, pesisir, maupun wilayah rawan banjir rob lainnya. (sumber: merdeka.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5904 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2594 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan