Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Dana Pusat Dipangkas, Karangasem Pangkas Penyertaan Modal Bank BPD Bali dan Jamkrida

Sabtu, 22 November 2025, 19:17 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Dana Pusat Dipangkas, Karangasem Pangkas Penyertaan Modal Bank BPD Bali dan Jamkrida.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Pemkab Karangasem harus bekerja ekstra dalam merancang APBD tahun 2026 setelah menerima kepastian pemangkasan dana transfer pusat sebesar Rp202 miliar. 

Kondisi ini memaksa Tim TAPD melakukan rasionalisasi besar-besaran terhadap rancangan program dan kegiatan di hampir seluruh OPD.

Tak hanya itu, penyertaan modal ke Bank BPD Bali dan Jamkrida Bali Mandara pun ikut terdampak. Dalam pembahasan APBD 2026 terakhir pada Jumat (21/11/2025), eksekutif dan legislatif menyepakati rasionalisasi penyertaan modal menjadi hanya Rp1 miliar untuk PT Bank BPD Bali dan Rp500 juta untuk PT Jamkrida Bali Mandara.

Jumlah tersebut jauh lebih rendah dari rancangan awal yang mencapai Rp6 miliar, terdiri dari Rp5 miliar penyertaan modal ke Bank BPD Bali dan Rp1 miliar untuk Jamkrida Bali Mandara. Meski dipangkas, Pemkab Karangasem tetap memasang target deviden sebesar Rp16 miliar—Rp13 miliar dari Bank BPD Bali, Rp5 juta dari Jamkrida, dan Rp3 miliar dari PDAM.

"Kita pasang target untuk deviden dari penyertaan modal sekitar Rp16 Miliar, namun karena ada rasionalisasi tentu kami tidak bisa memastikan jumlahnya apakah tercapai atau tidak," terang Sekda Karangasem, I Ketut Sedana Merta dalam rapat tersebut.

Sebelum mencapai kesepakatan, sejumlah anggota dewan sempat memberi masukan, termasuk dari Fraksi Golkar melalui I Nyoman Sumadi yang mengusulkan agar penyertaan modal tahun ini dinolkan saja mengingat kondisi keuangan yang berat akibat pemangkasan dana pusat.

Namun setelah mempertimbangkan pentingnya penyertaan modal sebagai sumber deviden, DPRD akhirnya menyetujui jumlah penyertaan modal yang telah dirasionalisasi tersebut.

"Ya kemarin sudah disepakati untuk penyertaan modalnya, setelah itu kita lanjutkan pembahasan APBD 2026," kata Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika, Sabtu (22/11/2025).

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/krs



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami