Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Pohon Tumbang Tewaskan Pemandu, Objek Wisata Sangeh Ditutup Seminggu
BERITABALI.COM, BADUNG.
Musibah mengejutkan melanda Objek Wisata Sangeh, Kabupaten Badung, setelah angin kencang yang datang tiba-tiba merobohkan sejumlah pohon pala di kawasan hutan Sangeh, Rabu (3/12/2025).
Sejumlah bangunan di sekitar Pura Bukit Sari ikut tertimpa akibat kejadian tersebut. Dalam insiden ini, satu pemandu wisata tewas di lokasi kejadian, sementara satu pegawai lainnya mengalami patah tulang.
Peristiwa bermula sekitar pukul 14.30 WITA saat cuaca di kawasan tersebut awalnya hanya diguyur hujan ringan. Tidak lama berselang, hujan berubah menjadi deras disertai angin kencang yang meluncur dari arah ketinggian menuju kawasan hutan pala.
Kondisi tersebut menyebabkan beberapa pohon berukuran besar patah dan tumbang, menimpa sejumlah bangunan di kawasan Utama Mandala, Madya Mandala, dan Nista Mandala. Tercatat sebanyak 12 bangunan mengalami kerusakan, termasuk Balegong dan tembok penyengker Pura Pucaksari.
Ketua Pengelola Alas Pala Sangeh, Ida Bagus Gede Pujawan, menjelaskan bahwa sebelum kejadian terjadi, wisatawan telah dievakuasi keluar dari area dalam karena hujan mulai deras. Namun, sejumlah petugas masih berada di dalam kawasan untuk memastikan tidak ada wisatawan yang tertinggal.
Saat angin kencang menerjang, Balegong roboh dan menimpa dua petugas yang berada di lokasi. Satu petugas dinyatakan meninggal dunia di tempat, sementara satu lainnya mengalami patah tulang.
"Sebagai langkah antisipasi, ke depan pengelola akan melarang wisatawan memasuki area dalam saat hujan deras untuk mencegah kejadian serupa", jelasnya, Kamis (4/12/2025) saat ditemui langsung di Sangeh, Badung.
Dalam musibah tersebut, korban meninggal dunia diketahui berinisial IBNS (51) yang sehari-hari bertugas sebagai pemandu wisata. Sementara itu, seorang pegawai DTW berinisial INR (47) mengalami patah pada tangan kiri akibat tertimpa bangunan.
"Dua petugas lain berhasil menyelamatkan diri," ucapnya.
Sebagai dampak dari kejadian ini, pihak pengelola memutuskan untuk menutup sementara Objek Wisata Sangeh Monkey Forest selama satu minggu. Penutupan dilakukan untuk proses pembersihan puing-puing bangunan, pemulihan akses wisata, serta pengecekan keamanan seluruh bangunan di kawasan tersebut.
"Hingga kini, proses pembersihan masih berlangsung, dan pengelola menargetkan seluruh perbaikan dapat selesai dalam satu minggu agar operasional wisata bisa kembali normal," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3312 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman