Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pohon Tumbang Tewaskan Pemandu, Objek Wisata Sangeh Ditutup Seminggu
BERITABALI.COM, BADUNG.
Musibah mengejutkan melanda Objek Wisata Sangeh, Kabupaten Badung, setelah angin kencang yang datang tiba-tiba merobohkan sejumlah pohon pala di kawasan hutan Sangeh, Rabu (3/12/2025).
Sejumlah bangunan di sekitar Pura Bukit Sari ikut tertimpa akibat kejadian tersebut. Dalam insiden ini, satu pemandu wisata tewas di lokasi kejadian, sementara satu pegawai lainnya mengalami patah tulang.
Peristiwa bermula sekitar pukul 14.30 WITA saat cuaca di kawasan tersebut awalnya hanya diguyur hujan ringan. Tidak lama berselang, hujan berubah menjadi deras disertai angin kencang yang meluncur dari arah ketinggian menuju kawasan hutan pala.
Kondisi tersebut menyebabkan beberapa pohon berukuran besar patah dan tumbang, menimpa sejumlah bangunan di kawasan Utama Mandala, Madya Mandala, dan Nista Mandala. Tercatat sebanyak 12 bangunan mengalami kerusakan, termasuk Balegong dan tembok penyengker Pura Pucaksari.
Ketua Pengelola Alas Pala Sangeh, Ida Bagus Gede Pujawan, menjelaskan bahwa sebelum kejadian terjadi, wisatawan telah dievakuasi keluar dari area dalam karena hujan mulai deras. Namun, sejumlah petugas masih berada di dalam kawasan untuk memastikan tidak ada wisatawan yang tertinggal.
Saat angin kencang menerjang, Balegong roboh dan menimpa dua petugas yang berada di lokasi. Satu petugas dinyatakan meninggal dunia di tempat, sementara satu lainnya mengalami patah tulang.
"Sebagai langkah antisipasi, ke depan pengelola akan melarang wisatawan memasuki area dalam saat hujan deras untuk mencegah kejadian serupa", jelasnya, Kamis (4/12/2025) saat ditemui langsung di Sangeh, Badung.
Dalam musibah tersebut, korban meninggal dunia diketahui berinisial IBNS (51) yang sehari-hari bertugas sebagai pemandu wisata. Sementara itu, seorang pegawai DTW berinisial INR (47) mengalami patah pada tangan kiri akibat tertimpa bangunan.
"Dua petugas lain berhasil menyelamatkan diri," ucapnya.
Sebagai dampak dari kejadian ini, pihak pengelola memutuskan untuk menutup sementara Objek Wisata Sangeh Monkey Forest selama satu minggu. Penutupan dilakukan untuk proses pembersihan puing-puing bangunan, pemulihan akses wisata, serta pengecekan keamanan seluruh bangunan di kawasan tersebut.
"Hingga kini, proses pembersihan masih berlangsung, dan pengelola menargetkan seluruh perbaikan dapat selesai dalam satu minggu agar operasional wisata bisa kembali normal," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5924 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4647 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan