Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




IGD RSUD Karangasem Utamakan Pasien Dulu Ketimbang Urus Administrasi

Jumat, 5 Desember 2025, 15:42 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/IGD RSUD Karangasem Utamakan Pasien Dulu Ketimbang Urus Administrasi.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Karangasem kini mengalami perombakan total dengan mengedepankan penanganan pasien dibandingkan pengurusan administrasi. Kebijakan ini mulai diterapkan sejak beberapa bulan terakhir.

Perubahan tersebut dilakukan oleh Direktur RSUD Karangasem yang baru, dr. Putu Angga Wirayogi, sebagai respons atas berbagai keluhan masyarakat terkait pelayanan IGD, terutama yang selama ini dikeluhkan soal administrasi.

"Astungkare pelayanan sudah mebaik, setelah kita melihat dan mepelajari keluhan masyarakat utamanya di IGD, kami seijin pak Bupati akhirnya memotong alur dengan mengintruksikan agar setiap pasien yang datang harus mendapatkan pelayanan dulu, untuk urusan adminintrasi bisa belakangan," ujar Wirayogi baru-baru ini.

Menurut dokter asal Kecamatan Rendang yang telah menjabat sebagai Direktur RSUD Karangasem selama empat bulan terakhir itu, kebijakan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kondisi psikologis pasien dan keluarga yang umumnya datang dalam keadaan panik.

"Jadi pasien ini kita utamakan agar tertangani dulu, nanti ketika pasien sudah tertangani dan keluarga sudah tenang baru kemudian bisa diproses adminintrasinya," tambahnya.

Selain pembenahan di IGD, manajemen RSUD Karangasem juga berkomitmen memperbaiki pelayanan dan fasilitas secara berkelanjutan, termasuk mengatasi persoalan antrean di Poliklinik yang selama ini kerap dikeluhkan.

Saat ini, sistem antrean Poliklinik telah diberlakukan secara online. Pasien dapat memantau pergerakan nomor antrean dari rumah, sehingga diharapkan tidak perlu lagi menunggu terlalu lama di rumah sakit.

Dari sisi tenaga medis, RSUD Karangasem kini memiliki sebanyak 39 dokter spesialis. Jumlah ini dinilai hampir lengkap, meskipun dari sisi pelayanan masih diakui perlu terus ditingkatkan.

Merespons berbagai keluhan dan isu yang berkembang, pihak rumah sakit juga menerapkan sistem pendisiplinan bagi seluruh tenaga medis, baik dokter, perawat, bidan, maupun staf pendukung.

"Jujuar ketika kita mendisiplinkan ini, tidak bisa seperti menasehati anak kecil. Ini sudah saya buatkan sistem, ketika ada salah satu faktor yang tidak disiplin atau ada rantai petugas yang salah, maka sistem akan aproud dimana akan mengagalkan klaim dari BPJS, sehingga akan berpengaruh terhadap jaspel mereka sendiri dan saya rasa ini cukup adil," tandasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/krs



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami