Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




RSUD Buleleng Tambah 6 Ruang Operasi di 2026

Sabtu, 6 Desember 2025, 10:17 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok beritabali/RSUD Buleleng Tambah 6 Ruang Operasi di 2026.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Upaya peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Buleleng terus dilakukan. Tahun 2026 mendatang, rumah sakit milik daerah tersebut akan menambah enam ruang operasi baru, bertaraf nasional.

Bupati Buleleng dr I Nyoman Sutjidra mengungkapkan, penambahan tersebut menjadi kebutuhan mendesak. Mengingat banyak pasien yang antre untuk tindakan operasi, karena keterbatasan ruang.

“Sudah kami kaji, memang banyak pasien antre. Karena itu kami tambah enam ruang operasi. Empat untuk bedah utama, dan dua khusus emergensi bidang kebidanan,” ujar Sutjidra, Jumat (5/12).

Lebih lanjut Sutjidra menyebut, saat ini RSUD Buleleng telah memiliki enam ruang operasi. Namun hanya empat yang masih layak digunakan.

“Penambahan enam ruang operasi baru ini akan kami lakukan di tahun 2026, bersamaan dengan revitalisasi gedung lainnya, yang proses pengerjaannya diperkirakan memakan waktu 20 bulan," ucapnya.

Penambahan ini diyakini Sutjidra tidak hanya memperluas kapasitas layanan, namun juga dapat membantu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pun masyarakat Buleleng diharapkan dapat mengakses layanan operasi lebih cepat, tanpa harus menunggu lama atau dirujuk ke luar daerah.

“Ruang operasi yang akan kita tambah ini modern, seperti yang dimiliki RS Prof Ngoerah. Dimana untuk satu ruang operasi membutuhkan anggaran Rp6-7 Miliar, sudah termasuk alat kesehatannya,” tandas Sutjidra.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami