Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
DLHK Badung Siaga Hadapi Puncak Sampah Kiriman Desember–Maret
BERITABALI.COM, BADUNG.
Memasuki musim angin barat, sampah kiriman kembali menghantui garis pantai Kabupaten Badung.
Meski kondisinya masih terbilang lebih tipis dibandingkan tahun lalu, Pemerintah Kabupaten Badung telah menyiagakan pasukan dan peralatan untuk menghadapi puncak kedatangan sampah yang diprediksi terjadi pada sasih keenam, mulai 4 Desember.
Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung, Made Rai Warastuthi, menjelaskan bahwa persiapan penanganan telah dilakukan sejak awal, mulai dari penambahan alat, tenaga, hingga pengaturan sistem kerja. Setelah menyelesaikan tugas di jalan raya, seluruh personel kebersihan langsung disiagakan khusus untuk pembersihan di kawasan pantai-pantai pariwisata.
"Untuk mengoptimalkan penanganan, DLHK juga menyewa alat berat dan bekerja sama dengan tni di sejumlah pantai seperti kuta dan kuta selatan," jelasnya saat ditemui belum lama ini.
Berdasarkan laporan lapangan terbaru, dalam satu pekan terakhir terkumpul sekitar 20 truk atau setara 40 ton sampah di Pantai Kuta. Sementara itu, di kawasan Legian dan Pantai Seminyak masing-masing mencapai sekitar 15 ton, dan di pesisir Pantai Petitenget terkumpul sekitar 5 truk sampah dalam satu minggu.
Menurut Warastuthi, jenis sampah yang mendominasi masih berupa ranting, potongan kayu, serta sampah plastik. Kondisi ini sangat dipengaruhi oleh angin barat yang membawa material sampah ke sepanjang pesisir barat Pulau Bali.
"Setelah pergantian musim ke angin timur, wilayah tanjung akan mengalami sampah rumput laut yang langsung ditangani di tempat," cetusnya.
Meski volume sampah mulai meningkat, Pemerintah Kabupaten Badung memastikan kondisi masih dalam batas wajar dan dapat diatasi dengan sistem penanganan yang sudah disiapkan.
"Laporan harian terus diteruskan ke pimpinan yang secara intens memantau situasi di lapangan", ucapnya.
Menjelang periode puncak sampah kiriman yang biasanya berlangsung hingga Februari atau Maret, pemerintah mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tetap tenang.
"Pesisir pantai-pantai Badung dipastikan tetap dijaga agar tetap nyaman sebagai destinasi pariwisata internasional," pungkas Warastuthi.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1945 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1699 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1569 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1519 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun