Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




DLHK Badung Siaga Hadapi Puncak Sampah Kiriman Desember–Maret

Sabtu, 6 Desember 2025, 21:25 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok beritabali/DLHK Badung Siaga Hadapi Puncak Sampah Kiriman DesemberMaret.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Memasuki musim angin barat, sampah kiriman kembali menghantui garis pantai Kabupaten Badung. 

Meski kondisinya masih terbilang lebih tipis dibandingkan tahun lalu, Pemerintah Kabupaten Badung telah menyiagakan pasukan dan peralatan untuk menghadapi puncak kedatangan sampah yang diprediksi terjadi pada sasih keenam, mulai 4 Desember.

Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung, Made Rai Warastuthi, menjelaskan bahwa persiapan penanganan telah dilakukan sejak awal, mulai dari penambahan alat, tenaga, hingga pengaturan sistem kerja. Setelah menyelesaikan tugas di jalan raya, seluruh personel kebersihan langsung disiagakan khusus untuk pembersihan di kawasan pantai-pantai pariwisata.

"Untuk mengoptimalkan penanganan, DLHK juga menyewa alat berat dan bekerja sama dengan tni di sejumlah pantai seperti kuta dan kuta selatan," jelasnya saat ditemui belum lama ini.

Berdasarkan laporan lapangan terbaru, dalam satu pekan terakhir terkumpul sekitar 20 truk atau setara 40 ton sampah di Pantai Kuta. Sementara itu, di kawasan Legian dan Pantai Seminyak masing-masing mencapai sekitar 15 ton, dan di pesisir Pantai Petitenget terkumpul sekitar 5 truk sampah dalam satu minggu.

Menurut Warastuthi, jenis sampah yang mendominasi masih berupa ranting, potongan kayu, serta sampah plastik. Kondisi ini sangat dipengaruhi oleh angin barat yang membawa material sampah ke sepanjang pesisir barat Pulau Bali.

"Setelah pergantian musim ke angin timur, wilayah tanjung akan mengalami sampah rumput laut yang langsung ditangani di tempat," cetusnya.

Meski volume sampah mulai meningkat, Pemerintah Kabupaten Badung memastikan kondisi masih dalam batas wajar dan dapat diatasi dengan sistem penanganan yang sudah disiapkan.

"Laporan harian terus diteruskan ke pimpinan yang secara intens memantau situasi di lapangan", ucapnya.

Menjelang periode puncak sampah kiriman yang biasanya berlangsung hingga Februari atau Maret, pemerintah mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tetap tenang.

"Pesisir pantai-pantai Badung dipastikan tetap dijaga agar tetap nyaman sebagai destinasi pariwisata internasional," pungkas Warastuthi.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/aga



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami