Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
DLHK Badung Siaga Hadapi Puncak Sampah Kiriman Desember–Maret
BERITABALI.COM, BADUNG.
Memasuki musim angin barat, sampah kiriman kembali menghantui garis pantai Kabupaten Badung.
Meski kondisinya masih terbilang lebih tipis dibandingkan tahun lalu, Pemerintah Kabupaten Badung telah menyiagakan pasukan dan peralatan untuk menghadapi puncak kedatangan sampah yang diprediksi terjadi pada sasih keenam, mulai 4 Desember.
Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung, Made Rai Warastuthi, menjelaskan bahwa persiapan penanganan telah dilakukan sejak awal, mulai dari penambahan alat, tenaga, hingga pengaturan sistem kerja. Setelah menyelesaikan tugas di jalan raya, seluruh personel kebersihan langsung disiagakan khusus untuk pembersihan di kawasan pantai-pantai pariwisata.
"Untuk mengoptimalkan penanganan, DLHK juga menyewa alat berat dan bekerja sama dengan tni di sejumlah pantai seperti kuta dan kuta selatan," jelasnya saat ditemui belum lama ini.
Berdasarkan laporan lapangan terbaru, dalam satu pekan terakhir terkumpul sekitar 20 truk atau setara 40 ton sampah di Pantai Kuta. Sementara itu, di kawasan Legian dan Pantai Seminyak masing-masing mencapai sekitar 15 ton, dan di pesisir Pantai Petitenget terkumpul sekitar 5 truk sampah dalam satu minggu.
Menurut Warastuthi, jenis sampah yang mendominasi masih berupa ranting, potongan kayu, serta sampah plastik. Kondisi ini sangat dipengaruhi oleh angin barat yang membawa material sampah ke sepanjang pesisir barat Pulau Bali.
"Setelah pergantian musim ke angin timur, wilayah tanjung akan mengalami sampah rumput laut yang langsung ditangani di tempat," cetusnya.
Meski volume sampah mulai meningkat, Pemerintah Kabupaten Badung memastikan kondisi masih dalam batas wajar dan dapat diatasi dengan sistem penanganan yang sudah disiapkan.
"Laporan harian terus diteruskan ke pimpinan yang secara intens memantau situasi di lapangan", ucapnya.
Menjelang periode puncak sampah kiriman yang biasanya berlangsung hingga Februari atau Maret, pemerintah mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tetap tenang.
"Pesisir pantai-pantai Badung dipastikan tetap dijaga agar tetap nyaman sebagai destinasi pariwisata internasional," pungkas Warastuthi.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5753 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4590 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2550 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2196 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan