Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Badung Siapkan Pompa Raksasa Atasi Banjir Legian–Seminyak
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pemerintah Kabupaten Badung menyiapkan sejumlah langkah mitigasi untuk menanggulangi persoalan banjir tahunan di kawasan rawan, khususnya Legian, Seminyak, dan sekitarnya.
Upaya tersebut dirancang sebagai penanganan jangka menengah dan panjang yang mulai dieksekusi pada tahun 2026.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung, Anak Agung Rama Putra, menjelaskan bahwa program mitigasi mencakup pembangunan koneksi saluran, normalisasi sungai, hingga pengadaan mesin pompa air berkapasitas sangat besar.
"Di tahun 2026, kami akan men-connecting Jalan Dewi Sri 4 sampai Jalan Campuhan menuju ke pompa Dewi Sri, dan secara teknisnya, di Jalan Dewi Sri 4 itu posisinya kan lebih rendah daripada Tukad Mati," jelasnya saat dikonfirmasi, Senin (15/12/2025) di Puspem Badung.
Penanganan banjir di kawasan Dewi Sri akan dilakukan dengan mengintegrasikan saluran dari Jalan Dewi Sri 4 menuju Jalan Campuhan. Selanjutnya, aliran air akan disambungkan ke saluran di Jalan Sri Krisna menuju Pompa Dewi Sri yang saat ini memiliki kapasitas 1.600 liter per detik.
Selain mengoptimalkan pompa eksisting, Pemkab Badung juga merencanakan pemasangan mesin pompa air baru dengan kapasitas penyedotan yang jauh lebih besar di hilir Muara Tukad Mati.
"Terus yang kedua, kami akan memasang mesin dengan kapasitas 30.000 liter per detik. Pompa ini akan dipasang di hilir Muara Tukad Mati di long storage," ujarnya.
Program mitigasi banjir juga mencakup kelanjutan normalisasi di muara Tukad Mati serta perbaikan sistem drainase di sejumlah jalur strategis lainnya. Perbaikan drainase tersebut meliputi kawasan Basangkasa hingga Sunset Road, dengan arah pembuangan ke saluran di Jalan Raya Kuta.
"Yang ketiga, kami melanjutkan normalisasi di muara Tukad Mati. Yang keempat, kami akan melakukan perbaikan drainase dari Basangkasa menuju Sunset Road, pembuangannya ke Jalan Raya Kuta," paparnya.
Penanganan khusus juga disiapkan untuk kawasan Jalan Kunti yang selama ini menjadi langganan banjir. Kondisi jalan yang lebih rendah dari saluran air eks pengairan sawah menyebabkan wilayah tersebut rawan tergenang, termasuk saat banjir yang terjadi pada Minggu lalu.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkab Badung merencanakan peninggian badan jalan serta pemasangan box culvert guna memperbesar kapasitas saluran air di bawah jalan.
"Langkah yang harus dilakukan, adalah kami akan melakukan peningkatan Jalan Raya Kunti mungkin sampai titik Kantor Lurah Seminyak. Cuma khusus di Jalan Kunti, kami akan memasang box culvert di badan jalan yang bisa dilalui juga," bebernya.
Pemasangan box culvert di sepanjang Jalan Kunti diharapkan mampu menampung debit air hujan yang tinggi sekaligus mempercepat aliran air sehingga genangan dapat diminimalkan. Rama Putra menegaskan, langkah ini bukan sekadar respons atas kejadian banjir terbaru, melainkan bagian dari evaluasi dan perencanaan jangka panjang.
"Betul. Box culvert namanya itu sepanjang jalan itu akan dipasang. Eh, sebenarnya langkah kami ini bukan saja baru sebagai evaluasi dari kejadian kemarin saja," ucapnya.
Ia menambahkan, Pemkab Badung juga telah melakukan inovasi dengan pengadaan mesin pompa mobile berkapasitas besar yang sudah dioperasikan saat banjir terjadi.
"Selain itu, inovasi Pemerintah Kabupaten Badung lainnya, kami sudah membeli mesin pompa yang semburannya besar itu, pembelian mesin baru, kemarin saat banjir sudah kami operasikan. Mesin pompa itu Mobile, ya. Dengan kemampuan 250 liter per detik," tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3746 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1681 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang