Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Cuaca Buruk Berhari-hari, Nelayan Karangasem Tak Berani Melaut

Senin, 5 Januari 2026, 16:25 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Cuaca Buruk Berhari-hari, Nelayan Karangasem Tak Berani Melaut.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Cuaca ekstrem berupa angin kencang disertai gelombang tinggi melanda perairan Selat Lombok dan berdampak langsung pada aktivitas nelayan di Kabupaten Karangasem. Kondisi tersebut membuat sebagian besar nelayan terpaksa menghentikan aktivitas melaut demi keselamatan.

Dalam beberapa hari terakhir, jukung-jukung nelayan tampak diparkir di pesisir. Meski demikian, masih ada segelintir nelayan yang nekat melaut. Namun, gelombang laut setinggi 1,5 hingga 2 meter membuat hasil tangkapan sangat minim dan risiko keselamatan meningkat.

Seorang nelayan asal Ujung Pesisir, Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem, Rahman, mengungkapkan bahwa cuaca buruk menjadi alasan utama nelayan enggan melaut. Menurutnya, kondisi tersebut tidak sebanding dengan hasil yang didapat.

“Yang turun melaut paling satu atau dua orang saja. Sebagian besar memilih tidak melaut karena angin kencang dan gelombang tinggi. Saya sendiri sudah dua hari tidak ke laut,” ujarnya, Senin (5/1/2026).

Selain faktor cuaca, Rahman juga menyebut populasi ikan yang semakin berkurang turut memengaruhi pendapatan nelayan. Dalam kondisi tertentu, ada nelayan yang hanya memperoleh belasan ekor ikan dalam sekali melaut.

Untuk mengisi waktu selama cuaca belum bersahabat, sebagian nelayan memilih memperbaiki jaring, jukung, serta mesin perahu. Namun tidak sedikit pula nelayan yang terpaksa menganggur dan menunggu kondisi laut kembali aman untuk melaut.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/krs



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami