Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Cuaca Buruk Berhari-hari, Nelayan Karangasem Tak Berani Melaut
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Cuaca ekstrem berupa angin kencang disertai gelombang tinggi melanda perairan Selat Lombok dan berdampak langsung pada aktivitas nelayan di Kabupaten Karangasem. Kondisi tersebut membuat sebagian besar nelayan terpaksa menghentikan aktivitas melaut demi keselamatan.
Dalam beberapa hari terakhir, jukung-jukung nelayan tampak diparkir di pesisir. Meski demikian, masih ada segelintir nelayan yang nekat melaut. Namun, gelombang laut setinggi 1,5 hingga 2 meter membuat hasil tangkapan sangat minim dan risiko keselamatan meningkat.
Seorang nelayan asal Ujung Pesisir, Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem, Rahman, mengungkapkan bahwa cuaca buruk menjadi alasan utama nelayan enggan melaut. Menurutnya, kondisi tersebut tidak sebanding dengan hasil yang didapat.
“Yang turun melaut paling satu atau dua orang saja. Sebagian besar memilih tidak melaut karena angin kencang dan gelombang tinggi. Saya sendiri sudah dua hari tidak ke laut,” ujarnya, Senin (5/1/2026).
Selain faktor cuaca, Rahman juga menyebut populasi ikan yang semakin berkurang turut memengaruhi pendapatan nelayan. Dalam kondisi tertentu, ada nelayan yang hanya memperoleh belasan ekor ikan dalam sekali melaut.
Untuk mengisi waktu selama cuaca belum bersahabat, sebagian nelayan memilih memperbaiki jaring, jukung, serta mesin perahu. Namun tidak sedikit pula nelayan yang terpaksa menganggur dan menunggu kondisi laut kembali aman untuk melaut.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3859 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1933 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1691 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1534 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1518 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun