Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Cuaca Buruk Berhari-hari, Nelayan Karangasem Tak Berani Melaut
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Cuaca ekstrem berupa angin kencang disertai gelombang tinggi melanda perairan Selat Lombok dan berdampak langsung pada aktivitas nelayan di Kabupaten Karangasem. Kondisi tersebut membuat sebagian besar nelayan terpaksa menghentikan aktivitas melaut demi keselamatan.
Dalam beberapa hari terakhir, jukung-jukung nelayan tampak diparkir di pesisir. Meski demikian, masih ada segelintir nelayan yang nekat melaut. Namun, gelombang laut setinggi 1,5 hingga 2 meter membuat hasil tangkapan sangat minim dan risiko keselamatan meningkat.
Seorang nelayan asal Ujung Pesisir, Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem, Rahman, mengungkapkan bahwa cuaca buruk menjadi alasan utama nelayan enggan melaut. Menurutnya, kondisi tersebut tidak sebanding dengan hasil yang didapat.
“Yang turun melaut paling satu atau dua orang saja. Sebagian besar memilih tidak melaut karena angin kencang dan gelombang tinggi. Saya sendiri sudah dua hari tidak ke laut,” ujarnya, Senin (5/1/2026).
Selain faktor cuaca, Rahman juga menyebut populasi ikan yang semakin berkurang turut memengaruhi pendapatan nelayan. Dalam kondisi tertentu, ada nelayan yang hanya memperoleh belasan ekor ikan dalam sekali melaut.
Untuk mengisi waktu selama cuaca belum bersahabat, sebagian nelayan memilih memperbaiki jaring, jukung, serta mesin perahu. Namun tidak sedikit pula nelayan yang terpaksa menganggur dan menunggu kondisi laut kembali aman untuk melaut.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5825 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2562 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2205 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan