Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Kasus Penusukan Jalan Akasia Memanas, Massa Datangi Polresta Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kasus penganiayaan yang terjadi di Jalan Akasia XVI B, Banjar Buaji Anyar, Kelurahan Kesiman, Denpasar Timur, pada malam tahun baru Rabu (31/12/2025), kian memanas.
Setelah berujung aksi saling lapor, puluhan massa mendatangi Polresta Denpasar untuk memberikan dukungan terhadap pemeriksaan Gus Kris yang sebelumnya dilaporkan oleh korban berinisial KBAPS (24).
Puluhan massa tiba di Polresta Denpasar sekitar pukul 09.30 WITA. Mereka masuk melalui sisi timur gerbang Polresta dengan mengenakan pakaian adat madya. Dalam rombongan tersebut tampak pula kuasa hukum Gus Kris.
Kedatangan massa yang bersifat spontan itu langsung diadang oleh personel Dalmas Polresta Denpasar. Aparat kepolisian berjajar di depan gerbang dengan seragam dinas lengkap sambil mengarahkan massa agar tetap tertib dan menjaga situasi kondusif.
Kabag Ops Polresta Denpasar Kompol I Nyoman Wiranata mengatakan, pihaknya mengerahkan sekitar 100 personel untuk bersiaga di area mako. Upaya tersebut dilakukan guna memastikan keamanan dan ketertiban selama proses pemeriksaan berlangsung.
"Ya, kehadiran massa ini murni spontan. Sesuai hasil koordinasi sebelumnya, tidak ada pengerahan massa dari pihak mana pun. Yang dijadwalkan hadir hanya kuasa hukum dan beberapa saksi," ungkapnya.
Kompol Wiranata menambahkan, berdasarkan informasi dari penyidik Satreskrim Polresta Denpasar, pemeriksaan terhadap Gung Kris masih sebatas klarifikasi.
"Ada 4 orang yang menjalani pemeriksaan didampingi kuasa hukumnya. Tidak ada massa yang diperiksa, mereka hanya datang untuk memberikan dukungan," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, peristiwa penusukan terjadi di sebuah rumah kos di Jalan Akasia XVI B, Banjar Buaji Anyar, Kesiman, Denpasar Timur, pada Rabu (31/12/2025) malam. Seorang pria berinisial KBAPS (24) mengalami luka tusuk di bagian perut dan tangan.
Penusukan diduga dipicu ketersinggungan Gung Kris setelah menerima laporan dari anaknya yang mengaku dilarang bermain petasan oleh orang tak dikenal di lokasi kejadian. Anak tersebut juga mengaku dianiaya. Dalam kondisi emosi, Gung Kris kemudian mendatangi lokasi dengan membawa tombak dan menyerang korban.
Akibat kejadian tersebut, korban harus dilarikan ke rumah sakit dengan luka pada telapak tangan kanan, bagian bawah perut, serta sekitar tangan kanan. Kasus ini pun berkembang menjadi saling lapor antara pihak-pihak yang terlibat ke Polresta Denpasar.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3759 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1694 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang