Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Bocah SD di Karangasem Meninggal, Diduga Kena Gigitan Anjing Rabies

Kamis, 8 Januari 2026, 20:27 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ilustrasi/Bocah SD di Karangasem Meninggal, Diduga Kena Gigitan Anjing Rabies.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Karangasem kembali berduka. Seorang bocah sekolah dasar berinisial NMRW (8), siswi SD asal Banjar Dinas Mekar Sari, Desa Labasari, Kecamatan Abang, Karangasem, meninggal dunia diduga akibat gigitan anjing rabies.

Korban mengembuskan napas terakhir di RSUD Karangasem pada Rabu (7/1/2026) setelah mengalami gejala berat yang mengarah pada rabies. Gejala tersebut antara lain sulit menelan, takut melihat air dan angin, gelisah, hingga kejang-kejang saat diberi minum.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa tragis ini berawal sekitar satu bulan lalu. Saat itu, korban diduga digigit anjing liar di bagian kaki. Luka bekas gigitan hanya dicuci menggunakan sabun dan tidak mendapat penanganan medis lanjutan. Gigitan yang tampak sepele tersebut menjadi awal petaka.

Pada Selasa (6/1/2026) pagi, korban masih sempat mengikuti aktivitas sekolah seperti biasa. Namun sepulang sekolah, tubuhnya mendadak melemah disertai demam dan lemas. Keluarga kemudian membawanya ke Puskesmas Abang, namun kondisi korban justru semakin memburuk.

Korban selanjutnya dirujuk ke RSUD Karangasem untuk mendapatkan perawatan intensif. Meski berbagai upaya medis telah dilakukan, nyawa bocah tersebut tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia pada Rabu siang.

Kepala Dinas Kesehatan Karangasem, I Gusti Bagus Putra Pertama, membenarkan bahwa korban memiliki riwayat gigitan anjing sekitar satu bulan sebelum jatuh sakit. Anjing yang menggigit diketahui merupakan anjing liar dan hingga kini tidak diketahui keberadaannya.

"Ya benar, korban diduga sempat digigit anjing liar sekitar sebulan sebelum munculnya gejala, waktu digigit korban tidak langsung diajak berobat," kata Putra Pertama saat dikonfirmasi.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/krs



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami