Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Musim Hujan, Damkar Gianyar Evakuasi Ular Masuk Rumah

Senin, 12 Januari 2026, 15:31 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Musim Hujan, Damkar Gianyar Evakuasi Ular Masuk Rumah.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.


Ancaman hewan berbisa di tengah musim penghujan kembali menghantui warga Kabupaten Gianyar. Senin (12/1/2026) dini hari, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Gianyar melakukan evakuasi darurat terhadap seekor ular yang menyusup ke dalam rumah warga di Gang Angsa Utara, Banjar Tangkuban, Desa Batuyang, Kecamatan Sukawati.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.30 WITA dan pertama kali dilaporkan oleh pemilik rumah, I Wayan Balik Eka Putra. Menindaklanjuti laporan itu, Regu 3 Pos Induk Damkar Gianyar segera diterjunkan ke lokasi menggunakan armada pikap biru untuk melakukan penanganan non-kebakaran.

Kesigapan petugas membuat proses evakuasi berjalan cepat dan aman. Ular yang berada di area rumah berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban luka maupun kerusakan materiil. Situasi di lokasi pun dinyatakan kondusif beberapa saat setelah penanganan dilakukan.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Gianyar, Putu Pradana, membenarkan bahwa laporan gangguan hewan liar, khususnya ular, mengalami peningkatan pada awal musim hujan.

"Laporan penanganan non-kebakaran seperti ular masuk rumah ini memang cukup sering terjadi, terutama saat musim hujan seperti sekarang. Kelembapan tinggi dan lubang-lubang yang tergenang air seringkali memaksa ular keluar mencari tempat berlindung yang lebih kering, termasuk ke area pemukiman," jelas Putu Pradana.

Menanggapi kondisi tersebut, Damkar Gianyar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah. Warga diminta membersihkan tumpukan barang bekas dan semak belukar yang berpotensi menjadi sarang ular, serta memastikan tidak ada celah di bawah pintu maupun saluran pembuangan air tanpa saringan.

Selain itu, masyarakat juga disarankan rutin mengepel lantai menggunakan cairan beraroma tajam seperti pembersih lantai atau karbol yang tidak disukai ular. Jika menemukan ular atau hewan berbahaya lainnya, warga diimbau tidak mencoba menangkap sendiri tanpa keahlian dan peralatan khusus.

"Petugas kami siaga 24 jam untuk melayani masyarakat. Baik itu kebakaran maupun gangguan hewan berbahaya, segera lapor kepada kami demi keselamatan bersama," tegasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/gnr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami