Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Musim Hujan, Damkar Gianyar Evakuasi Ular Masuk Rumah
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Ancaman hewan berbisa di tengah musim penghujan kembali menghantui warga Kabupaten Gianyar. Senin (12/1/2026) dini hari, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Gianyar melakukan evakuasi darurat terhadap seekor ular yang menyusup ke dalam rumah warga di Gang Angsa Utara, Banjar Tangkuban, Desa Batuyang, Kecamatan Sukawati.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.30 WITA dan pertama kali dilaporkan oleh pemilik rumah, I Wayan Balik Eka Putra. Menindaklanjuti laporan itu, Regu 3 Pos Induk Damkar Gianyar segera diterjunkan ke lokasi menggunakan armada pikap biru untuk melakukan penanganan non-kebakaran.
Kesigapan petugas membuat proses evakuasi berjalan cepat dan aman. Ular yang berada di area rumah berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban luka maupun kerusakan materiil. Situasi di lokasi pun dinyatakan kondusif beberapa saat setelah penanganan dilakukan.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Gianyar, Putu Pradana, membenarkan bahwa laporan gangguan hewan liar, khususnya ular, mengalami peningkatan pada awal musim hujan.
"Laporan penanganan non-kebakaran seperti ular masuk rumah ini memang cukup sering terjadi, terutama saat musim hujan seperti sekarang. Kelembapan tinggi dan lubang-lubang yang tergenang air seringkali memaksa ular keluar mencari tempat berlindung yang lebih kering, termasuk ke area pemukiman," jelas Putu Pradana.
Menanggapi kondisi tersebut, Damkar Gianyar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah. Warga diminta membersihkan tumpukan barang bekas dan semak belukar yang berpotensi menjadi sarang ular, serta memastikan tidak ada celah di bawah pintu maupun saluran pembuangan air tanpa saringan.
Selain itu, masyarakat juga disarankan rutin mengepel lantai menggunakan cairan beraroma tajam seperti pembersih lantai atau karbol yang tidak disukai ular. Jika menemukan ular atau hewan berbahaya lainnya, warga diimbau tidak mencoba menangkap sendiri tanpa keahlian dan peralatan khusus.
"Petugas kami siaga 24 jam untuk melayani masyarakat. Baik itu kebakaran maupun gangguan hewan berbahaya, segera lapor kepada kami demi keselamatan bersama," tegasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3309 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 779 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 718 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman