Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Musim Hujan, Damkar Gianyar Evakuasi Ular Masuk Rumah
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Ancaman hewan berbisa di tengah musim penghujan kembali menghantui warga Kabupaten Gianyar. Senin (12/1/2026) dini hari, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Gianyar melakukan evakuasi darurat terhadap seekor ular yang menyusup ke dalam rumah warga di Gang Angsa Utara, Banjar Tangkuban, Desa Batuyang, Kecamatan Sukawati.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.30 WITA dan pertama kali dilaporkan oleh pemilik rumah, I Wayan Balik Eka Putra. Menindaklanjuti laporan itu, Regu 3 Pos Induk Damkar Gianyar segera diterjunkan ke lokasi menggunakan armada pikap biru untuk melakukan penanganan non-kebakaran.
Kesigapan petugas membuat proses evakuasi berjalan cepat dan aman. Ular yang berada di area rumah berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban luka maupun kerusakan materiil. Situasi di lokasi pun dinyatakan kondusif beberapa saat setelah penanganan dilakukan.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Gianyar, Putu Pradana, membenarkan bahwa laporan gangguan hewan liar, khususnya ular, mengalami peningkatan pada awal musim hujan.
"Laporan penanganan non-kebakaran seperti ular masuk rumah ini memang cukup sering terjadi, terutama saat musim hujan seperti sekarang. Kelembapan tinggi dan lubang-lubang yang tergenang air seringkali memaksa ular keluar mencari tempat berlindung yang lebih kering, termasuk ke area pemukiman," jelas Putu Pradana.
Menanggapi kondisi tersebut, Damkar Gianyar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah. Warga diminta membersihkan tumpukan barang bekas dan semak belukar yang berpotensi menjadi sarang ular, serta memastikan tidak ada celah di bawah pintu maupun saluran pembuangan air tanpa saringan.
Selain itu, masyarakat juga disarankan rutin mengepel lantai menggunakan cairan beraroma tajam seperti pembersih lantai atau karbol yang tidak disukai ular. Jika menemukan ular atau hewan berbahaya lainnya, warga diimbau tidak mencoba menangkap sendiri tanpa keahlian dan peralatan khusus.
"Petugas kami siaga 24 jam untuk melayani masyarakat. Baik itu kebakaran maupun gangguan hewan berbahaya, segera lapor kepada kami demi keselamatan bersama," tegasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5902 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan