Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pemotor Hilang Terseret Arus Ditemukan Tewas di Pantai Lingga

Senin, 12 Januari 2026, 18:53 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Pemotor Hilang Terseret Arus Ditemukan Tewas di Pantai Lingga.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Setelah sempat dinyatakan hilang terseret arus, seorang pengendara motor bernama Made Serina (59) akhirnya ditemukan di Pantai Lingga, Kelurahan Banyuasri, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, pada Senin (12/1) sekitar pukul 16.30 WITA.

Namun nahas, pensiunan pegawai Pemerintah Kabupaten Buleleng tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Jenazah Made Serina pertama kali ditemukan oleh Kelian Banjar Adat Banyuasri Kelod, Jero Mangku Made Susila bersama dua orang warga lainnya. Saat itu, ketiganya sedang memantau situasi ombak di Pantai Lingga, mengingat di sekitar lokasi terdapat Pura Penirtaan Lingga Pawitra.

"Kami sedang duduk bertiga, kemudian salah satu rekan melihat ada yang mengambang di bibir pantai. Awalnya kami kira itu orang mandi. Tapi setelah dicek, ternyata itu orangtua saya saat bertugas di Dinas P2KBP3A (Made Serina). Sebelumnya saya sudah tau kalau Made Serina terseret arus, ramai di sosmed," tutur Jero Mangku Made Susila.

Ia menambahkan, saat ditemukan kondisi korban terlentang dan terombang-ambing di bibir pantai. Warga kemudian menarik jenazah ke daratan agar tidak kembali terseret arus laut.

"Jenazahnya kami tarik ke daratan agar tidak terbawa arus ke tengah laut. Sesampainya di pasir, temuan ini langsung kami sampaikan ke pimpinan di dinas, sehingga informasi ini sampai ke tim Basarnas dan keluarga korban," katanya.

Made Serina diketahui pernah menjabat sebagai Kepala Seksi (Kasi) di Dinas P2KBP3A dan pensiun sekitar satu tahun lalu. Di mata Jero Mangku Made Susila, almarhum dikenal sebagai sosok yang pendiam dan bersahaja.

"Setahun sebelum pensiun, saya punya kedekatan dengan almarhum. Sering diajak makan di rumahnya. Beliau orang yang pendiam, tidak banyak bicara. Setelah pensiun pun kami masih sering komunikasi," kenangnya.

Sementara itu, Koordinator Pos SAR Buleleng, Kadek Donny Indrawan menyampaikan bahwa korban ditemukan sekitar 1,5 kilometer dari lokasi awal dinyatakan hilang. Kondisi tubuh korban ditemukan dengan sejumlah luka yang diduga akibat benturan.

"Ada luka-luka di tubuh korban, kemungkinan akibat benturan. Mengingat jarak dari lokasi korban menghilang sampai ke Pantai Lingga itu sejauh 1,5 kilometer," ucapnya.

Lebih lanjut Donny menjelaskan, korban sebelumnya terjatuh ke saluran irigasi di Perempatan Jalan Baktiseraga–Serma Karma usai terlibat kecelakaan dengan sebuah mobil Avanza. Korban kemudian terseret arus hingga ke muara Pantai Penimbangan.

"Diduga korban sempat keluar ke perairan (laut), hingga terbawa sampai ke arah Pantai Lingga. Jarak dari Pantai Penimbangan ke Pantai Lingga itu sekitar 400 meter. Pihak keluarga juga sudah memastikan bahwa yang ditemukan itu Made Serina," terang Donny.

Saat ditemukan, jenazah Made Serina masih mengenakan pakaian lengkap. Pihak keluarga selanjutnya memutuskan untuk langsung membawa jenazah ke rumah duka di Desa Bubunan, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami