Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Puluhan Sekolah di Bangli Menanti Bantuan Revitalisasi
BERITABALI.COM, BANGLI.
Masih banyak sekolah di Kabupaten Bangli yang membutuhkan bantuan perbaikan sarana dan prasarana pendidikan.
Keterbatasan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi salah satu kendala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bangli dalam memenuhi kebutuhan perbaikan seluruh sekolah yang ada.
Baca juga:
Tinjau Revitalisasi Sekolah di Kecamatan Banjar, Bupati Sutjidra Pacu Pengerjaan yang Tertinggal
Meski demikian, Disdikpora Bangli berharap bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat dapat membantu mengatasi berbagai persoalan infrastruktur pendidikan. Bantuan tersebut dinilai sangat penting, terutama bagi sekolah-sekolah dengan kondisi bangunan yang mengalami kerusakan.
Kepala Disdikpora Kabupaten Bangli, I Komang Pariartha, Rabu (14/1/2026), mengatakan pada tahun 2025 sebanyak 17 sekolah dari jenjang TK, SD, hingga SMP telah menerima bantuan revitalisasi dengan total nilai anggaran lebih dari Rp17 miliar.
Sebagian besar sekolah penerima bantuan tersebut mengalami kerusakan kategori sedang, sehingga memerlukan perbaikan melalui rehabilitasi maupun pembangunan baru. Bantuan ini dinilai sangat membantu dalam menunjang proses belajar mengajar di Kabupaten Bangli.
Selain itu, melalui laporan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) tahun 2026, tercatat sebanyak 34 sekolah dasar dan 7 sekolah menengah pertama di Bangli telah masuk dalam daftar aplikasi revitalisasi satuan pendidikan dari pemerintah pusat.
Untuk dapat memperoleh bantuan revitalisasi tersebut, pihak sekolah diminta mempersiapkan berbagai dokumen pendukung, mulai dari sertifikat tanah hak pakai, akreditasi sekolah, hingga kelengkapan administrasi lainnya. Kesiapan administrasi menjadi salah satu faktor penentu lolos atau tidaknya sekolah dalam mendapatkan bantuan revitalisasi.
Disdikpora Bangli juga menyediakan dukungan anggaran dari Dana Alokasi Umum (DAU) yang dapat diakses oleh sekolah untuk membantu rehabilitasi berbagai sarana pendukung pendidikan.
“Diharapkan dengan berbagai sumber bantuan yang bisa di akses oleh sekolah, dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bangli yang berujung pada peningkatan kompetensi lulusan yang di hasilkan,” ujar I Komang Pariartha.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3860 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1939 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1695 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1548 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1518 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun