Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Usaba Pura Dalem Puri Besakih, Dinkes Karangasem Awasi Ketat Makanan Siap Saji
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karangasem menurunkan personel untuk melakukan pengawasan ketat terhadap makanan siap saji selama pelaksanaan Usaba Dalem Puri di Pura Dalem Puri, Kawasan Suci Pura Agung Besakih. Upacara keagamaan ini dijadwalkan berlangsung pada 18–25 Januari 2026.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan kesehatan, khususnya risiko keracunan makanan, mengingat tingginya jumlah pemedek yang datang dari berbagai wilayah di Bali.
Kepala Dinas Kesehatan Karangasem, I Gusti Bagus Putra Pertama, Kamis (15/1/2026), mengatakan pihaknya telah menerima undangan resmi dari Badan Pengelola Kawasan Suci Pura Agung Besakih untuk mendukung pengamanan kesehatan selama rangkaian upacara berlangsung.
“Usaba Dalem Puri melibatkan pemedek dalam jumlah besar, sehingga kami perlu memastikan aspek kesehatan benar-benar terjaga, termasuk keamanan makanan yang dijual pedagang, khususnya makanan siap saji,” ujarnya.
Selain melakukan pengawasan makanan, Dinkes Karangasem juga menyiagakan tenaga kesehatan selama 24 jam dengan sistem tiga shift. Layanan kesehatan didukung ambulans agung serta pos kesehatan dari Kecamatan Rendang, Selat, dan Manggis.
Pengawasan dilakukan tidak hanya pada layanan medis, tetapi juga menyasar pedagang makanan siap saji di sekitar area pura. Pemeriksaan dilakukan secara terpadu bersama Badan Pengelola Kawasan Suci Pura Agung Besakih, pengempon pura, serta melibatkan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
“Pemeriksaan dilakukan secara berkala, mulai awal, pertengahan, hingga akhir pelaksanaan usabe. Kami ingin memastikan tidak ada makanan yang mengandung pengawet atau pewarna berbahaya,” jelasnya.
Sebagai langkah antisipasi kondisi darurat, Dinkes Karangasem juga menyiapkan ruang istirahat bagi pemedek yang mengalami kelelahan atau sesak napas akibat kepadatan. Petugas kesehatan dilengkapi oksigen, obat-obatan, serta vitamin guna menjaga kondisi kesehatan pemedek selama mengikuti rangkaian upacara.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3313 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan