Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Usaba Pura Dalem Puri Besakih, Dinkes Karangasem Awasi Ketat Makanan Siap Saji
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karangasem menurunkan personel untuk melakukan pengawasan ketat terhadap makanan siap saji selama pelaksanaan Usaba Dalem Puri di Pura Dalem Puri, Kawasan Suci Pura Agung Besakih. Upacara keagamaan ini dijadwalkan berlangsung pada 18–25 Januari 2026.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan kesehatan, khususnya risiko keracunan makanan, mengingat tingginya jumlah pemedek yang datang dari berbagai wilayah di Bali.
Kepala Dinas Kesehatan Karangasem, I Gusti Bagus Putra Pertama, Kamis (15/1/2026), mengatakan pihaknya telah menerima undangan resmi dari Badan Pengelola Kawasan Suci Pura Agung Besakih untuk mendukung pengamanan kesehatan selama rangkaian upacara berlangsung.
“Usaba Dalem Puri melibatkan pemedek dalam jumlah besar, sehingga kami perlu memastikan aspek kesehatan benar-benar terjaga, termasuk keamanan makanan yang dijual pedagang, khususnya makanan siap saji,” ujarnya.
Selain melakukan pengawasan makanan, Dinkes Karangasem juga menyiagakan tenaga kesehatan selama 24 jam dengan sistem tiga shift. Layanan kesehatan didukung ambulans agung serta pos kesehatan dari Kecamatan Rendang, Selat, dan Manggis.
Pengawasan dilakukan tidak hanya pada layanan medis, tetapi juga menyasar pedagang makanan siap saji di sekitar area pura. Pemeriksaan dilakukan secara terpadu bersama Badan Pengelola Kawasan Suci Pura Agung Besakih, pengempon pura, serta melibatkan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
“Pemeriksaan dilakukan secara berkala, mulai awal, pertengahan, hingga akhir pelaksanaan usabe. Kami ingin memastikan tidak ada makanan yang mengandung pengawet atau pewarna berbahaya,” jelasnya.
Sebagai langkah antisipasi kondisi darurat, Dinkes Karangasem juga menyiapkan ruang istirahat bagi pemedek yang mengalami kelelahan atau sesak napas akibat kepadatan. Petugas kesehatan dilengkapi oksigen, obat-obatan, serta vitamin guna menjaga kondisi kesehatan pemedek selama mengikuti rangkaian upacara.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5915 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4636 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2601 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2255 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan