Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Usaba Pura Dalem Puri Besakih, Dinkes Karangasem Awasi Ketat Makanan Siap Saji
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karangasem menurunkan personel untuk melakukan pengawasan ketat terhadap makanan siap saji selama pelaksanaan Usaba Dalem Puri di Pura Dalem Puri, Kawasan Suci Pura Agung Besakih. Upacara keagamaan ini dijadwalkan berlangsung pada 18–25 Januari 2026.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan kesehatan, khususnya risiko keracunan makanan, mengingat tingginya jumlah pemedek yang datang dari berbagai wilayah di Bali.
Kepala Dinas Kesehatan Karangasem, I Gusti Bagus Putra Pertama, Kamis (15/1/2026), mengatakan pihaknya telah menerima undangan resmi dari Badan Pengelola Kawasan Suci Pura Agung Besakih untuk mendukung pengamanan kesehatan selama rangkaian upacara berlangsung.
“Usaba Dalem Puri melibatkan pemedek dalam jumlah besar, sehingga kami perlu memastikan aspek kesehatan benar-benar terjaga, termasuk keamanan makanan yang dijual pedagang, khususnya makanan siap saji,” ujarnya.
Selain melakukan pengawasan makanan, Dinkes Karangasem juga menyiagakan tenaga kesehatan selama 24 jam dengan sistem tiga shift. Layanan kesehatan didukung ambulans agung serta pos kesehatan dari Kecamatan Rendang, Selat, dan Manggis.
Pengawasan dilakukan tidak hanya pada layanan medis, tetapi juga menyasar pedagang makanan siap saji di sekitar area pura. Pemeriksaan dilakukan secara terpadu bersama Badan Pengelola Kawasan Suci Pura Agung Besakih, pengempon pura, serta melibatkan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
“Pemeriksaan dilakukan secara berkala, mulai awal, pertengahan, hingga akhir pelaksanaan usabe. Kami ingin memastikan tidak ada makanan yang mengandung pengawet atau pewarna berbahaya,” jelasnya.
Sebagai langkah antisipasi kondisi darurat, Dinkes Karangasem juga menyiapkan ruang istirahat bagi pemedek yang mengalami kelelahan atau sesak napas akibat kepadatan. Petugas kesehatan dilengkapi oksigen, obat-obatan, serta vitamin guna menjaga kondisi kesehatan pemedek selama mengikuti rangkaian upacara.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3746 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1681 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang