Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Jalan Baru ke Banjar Tebuana Gianyar Longsor Lagi

Senin, 19 Januari 2026, 17:57 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Jalan Baru ke Banjar Tebuana Gianyar Longsor Lagi.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Proyek pembangunan jalan baru menuju Banjar Tebuana, Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, kembali mengalami longsor meski belum genap sepekan dikerjakan. Kejadian ini dipicu hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah setempat dalam sepekan terakhir.

Material tanah ambrol dengan ketinggian diperkirakan mencapai 50 meter dan panjang sekitar 10 meter. Akibatnya, jalur tersebut terpaksa kembali ditutup demi keselamatan pengguna jalan. Kondisi di lokasi proyek juga memperlihatkan belum adanya got maupun pondasi penguat, sementara struktur tanah diketahui labil dan cuaca masih buruk.

Dampak hujan deras tidak hanya terjadi di jalur menuju Banjar Tebuana. Jalan penghubung antar kecamatan Payangan–Tegallalang, tepatnya di Banjar Tatag, Desa Taro, juga sempat tertutup material longsor sehingga mengganggu akses warga.

Perbekel Desa Taro, I Wayan Warka, Senin (19/1), mengatakan pihak desa langsung bergerak cepat melakukan pembersihan material longsor dengan melibatkan unsur TNI, Polri, serta dibantu masyarakat setempat.

“Begitu menerima laporan, kami langsung melakukan pembersihan bersama TNI, Polri, dan masyarakat agar akses bisa segera dibuka, meskipun untuk jalur proyek baru masih harus ditutup sementara,” ujarnya.

Ia menyebutkan, longsor tersebut merupakan risiko pekerjaan proyek yang dilaksanakan pada musim hujan. Meski demikian, pihaknya berharap kontraktor segera melakukan perbaikan dengan perhitungan teknis yang lebih matang agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Ini memang risiko penggarapan proyek di musim hujan, tetapi kami berharap kontraktor segera melakukan perbaikan dengan perhitungan teknis yang lebih kuat,” tegas Warka.

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada mengingat wilayah Desa Taro berada di kawasan pegunungan yang rawan bencana, khususnya longsor dan pohon tumbang saat intensitas hujan tinggi.

“Kami mengingatkan warga agar selalu berhati-hati. Desa Taro berada di daerah pegunungan dan memang kerap terjadi longsor maupun pohon tumbang, terutama saat cuaca ekstrem,” pungkasnya.

Hingga saat ini, jalur menuju Banjar Tebuana masih ditutup sementara sambil menunggu penanganan lanjutan dari pihak terkait.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/gnr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami