Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Pasutri di Mendoyo Jembrana Tewas Diserang Tawon di Kebun
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sepasang suami istri asal Banjar Munduk Anggrek, Desa Yehembang Kauh, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, meninggal dunia setelah diduga diserang tawon saat berada di kebun milik mereka di Banjar Kedisan, Selasa (20/1/2026) sore.
Kapolsek Mendoyo Kompol I Wayan Sartika membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi, Rabu (21/1/2026). Kedua korban masing-masing bernama Dewa Ketut Suparta (70) dan istrinya Dewa Ayu Made Gati (57).
Berdasarkan keterangan kepolisian, kejadian bermula sekitar pukul 15.00 WITA ketika pasangan lansia itu sedang beristirahat di sebuah bale kecil di kebun mereka. Saat itu, sang istri memindahkan tumpukan daun kelapa kering yang berada di sekitar lokasi.
Tanpa disadari, di bawah tumpukan daun tersebut terdapat sarang tawon. Ketika daun diangkat, gerombolan tawon langsung menyerang kedua korban secara tiba-tiba.
Dalam upaya menyelamatkan diri, keduanya berlari ke arah yang berbeda. Namun, Suparta terjatuh dan kepalanya terbentur akar pohon sehingga tidak mampu melanjutkan pelarian. Serangan tawon kembali terjadi hingga korban akhirnya tidak sadarkan diri di lokasi kejadian.
Warga yang datang ke kebun tersebut menemukan Suparta sudah dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah selanjutnya dievakuasi ke rumah duka oleh warga setempat.
Sementara itu, istri korban sempat berhasil diselamatkan dan dilarikan ke Puskesmas I Mendoyo untuk mendapatkan perawatan medis. Korban sempat diperbolehkan pulang sekitar pukul 18.00 WITA, namun kembali mengalami kejang-kejang pada malam harinya dan dibawa kembali ke puskesmas.
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tenaga medis, korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 20.30 WITA. Dari hasil pemeriksaan tim Ident Polres Jembrana bersama tenaga medis, ditemukan sejumlah tanda luka pada tubuh korban.
Dari hasil pemeriksaan tim Ident Polres Jembrana dan tenaga medis, ditemukan sejumlah tanda luka seperti bekas sengatan tawon, lebam di punggung, serta luka pada bagian kepala dan bibir.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1945 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1699 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1570 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1519 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun